Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Muncul 15 Menit, Dua Desa di Kota Salak Diporak-Porandakan Angin Puyuh

09 Desember 2019, 22: 38: 40 WIB | editor : Haryanto

DISANGGA MOBIL: Tiang listrik roboh usai diterjang angin puting beliung.

DISANGGA MOBIL: Tiang listrik roboh usai diterjang angin puting beliung. (BPBD Bangkalan for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Suasana dua desa di Kecamatan Burneh pada Senin sore (9/12) geger. Tepatnya, di Desa Benangkah dan Burneh. Sebab, angin puyuh memporak-porandakan bangunan dan fasilitas umum di dua lokasi tersebut.

Syamsul Arifin, salah satu pekerja di gudang bangunan mengatakan, sekitar pukul 14.30 langit mulai mendung. Kemudian sekitar pukul 15.00, angin puting beliung datang disertai hujan lebat.

"Angin puting beliung berputar-putar sekitar 15 menit. Kalau hujannya berhenti sekitar pukul 15.30," katanya.

LEMBUR: Petugas menggergaji dahan pohon yang tumbang.

LEMBUR: Petugas menggergaji dahan pohon yang tumbang. (BPBD Bangkalan for RadarMadura.id)

Kepala BPBD Bangkalan Rizal Morris menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Cuma, di Desa Benangkah ada mobil pedagang tertimpa tiang listrik. Gudang penyimpanan material bangunan juga rusak berat tertimpa tiang listrik.

"Kami mencatat ada dua warung tertimpa dahan pohon, enam tiang listrik roboh, satu batang pohon tumbang, empat batang dahan pohon tumbang, satu unit gudang roboh dan satu unit bengkel rusak sedang," ungkapnya.

Dijelaskan, di Desa Burneh ada lima warung mengalami rusak sedang. "Tim Reaksi Cepat BPBD beserta petugas damkar dibantu personel polres dan PLN melakukan pembersihan di lokasi pasca kejadian," terang Rizal Morris. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia