Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

10 Pejabat Berpeluang Jadi Sekkab

Ketua Pansel Rektor UTM

09 Desember 2019, 08: 34: 25 WIB | editor : Abdul Basri

10 Pejabat Berpeluang Jadi Sekkab

Share this      

BANGKALAN – Pj Sekkab Bangkalan Setijabudhi memasuki usia pensiun per 1 April 2020. Ada sepuluh pejabat di Kota Salak yang berpeluang menduduki jabatan tersebut.

Kini panitia seleksi (pansel) pengisian jabatan Sekkab definitif dibentuk. Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Moh. Syarif terpilih sebagai ketua.    

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Ari Murfianto mengatakan, pansel pengisian Sekkab sudah dibentuk. Saat ini memasuki tahap persiapan. Hanya, untuk seleksi Sekkab sama sekali tidak ada yang dari unsur birokrasi untuk kepanitiaan. ”Murni dari luar. Kami hanya support sekretariatnya dan anggarannya,” katanya Jumat (6/12).

Menurut Ari, sekarang ini sudah menjadi kewenangan pansel. Termasuk, mekanisme tahapan penentuan seleksi. ”Setahu saya, persiapan sudah menuju ke sana (seleksi),” ujarnya.

Syarat dasar untuk mendaftar posisi Sekkab harus pejabat dari eselon II atau selevel kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, tidak semua kepala OPD bisa ikut. Sebab, ada ketentuan paling mendasar. Yakni, batas umur.

”Eselon II minimal dua tahun menjabat di posisi itu. Kemudian, umur maksimal 56 tahun pada saat dilantik,” terangnya.

Kepala OPD sekarang secara umur banyak yang memenuhi syarat. Tetapi, kendalanya belum dua tahun menjabat di posisi eselon II. ”Kan banyak yang baru dilantik sehingga belum sampai dua tahun akumulatif dua tahun,” terangnya.

Adapun batas minimal pendaftar seleksi Sekkab Bangkalan empat orang. Apabila kurang dari jumlah tersebut, harus dilakukan jadwal ulang. ”Kalau hanya tiga orang yang ikut seleksi, tidak bisa. Harus dijadwal lagi. Pokoknya empat orang minimal,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor UTM Moh. Syarif membenarkan dirinya dipercaya sebagai ketua pansel pengisian seleksi Sekkab Bangkalan. Karena itu, akan digelar rapat dengan anggota pansel lainnya.

”Saya belum ketemu dengan anggota pansel lainnya. Tapi, tidak lama lagi kita akan rapat,” katanya.

Pria asal Sampang itu menyatakan, adapun tahapan pengumuman seleksi Sekkab Bangkalan itu nanti dikeluarkan setelah pansel melaksanakan rapat. ”Kita bicarakan dulu teknis dan mekanismenya dengan anggota pansel lain. Setelah itu, baru diumumkan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, ada lima anggota pansel pengisian Sekkab Bangkalan. Antara lain, rektor UTM, BKN Regional II Jawa Timur, BKD Jawa Timur, mantan Sekkab Bangkalan Syaiful Jamal, dan psikolog dari UTM. 

(mr/daf/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia