Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Ciduk Dua Mucikari Tiap Transaksi Dapat Rp 100 Ribu

04 Desember 2019, 12: 38: 01 WIB | editor : Abdul Basri

DITAHAN: Dua tersangka berada di Mapolres Sumenep kemarin.

DITAHAN: Dua tersangka berada di Mapolres Sumenep kemarin. (HUMAS POLRES SUMENEP FOR RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Beragam cara dilakukan seseorang untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Bahkan, ada yang nekat meski harus melawan hukum. Seperti dijalani dua mucikari bernama Fitriya Agustina, 40, dan Eka, 36.

Mereka diduga kerap memasarkan perempuan kepada para lelaki hidung belang di Sumenep. Fitriya dan Eka bekerja sama untuk mencari pelanggan yang ingin melampiaskan nafsunya kepada pekerja seks komersial (PSK).

Bisnis keduanya tercium polisi. Mereka diciduk Tim Unit Resmob Polres Sumenep di Hotel Surabaya, Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota, Senin (2/12) sekitar pukul 17.00.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti mengungkapkan, dalam melancarkan aksi, mereka memanfaatkan kecanggihan teknologi digital. Fitriya dan Eka menggunkan smartphone untuk memasarkan PSK dan berkomunikasi dengan pelanggan yang berminat.

Penangkapan dilakukan usai penyelidikan yang berawal dari informasi masyarakat. Menurut Widiarti, bisnis haram tersebut sudah lama dilakukan keduanya.”Melalui handphone-nya mereka mengirim foto perempuan yang ditawarkan kepada pelanggannya,” bebernya kemarin (3/12).

Mereka kompak berbagi peran dalam melancarkan aksi. Seorang berperan sebagai penerima pesanan. Sementara satunya lagi berperan sebagai pencari perempuan yang sesuai dengan keinginan pemesan. Lalu, mereka akan bertemu di salah satu hotel yang disepakati.

Dari perannya, mereka biasa mendapat keuntungan masing-masing Rp 100 ribu per transaksi. Mereka menerima keuntungan dari PSK yang telah dihubungi.

Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu unit smartphone Oppo, satu unit smartphone Evercross, dan uang Rp 500.000.

 ”Wanita yang bersedia langsung disuruh menuju salah satu hotel yang sudah ditentukan dengan nomor kamarnya,” tutur mantan Kapolsek Kota Sumenep itu. (c3)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia