Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Sumber Air PDAM Kian Susut

03 Desember 2019, 09: 25: 37 WIB | editor : Abdul Basri

MENYUSUT: Operator Sumber Rubaru I dan II mengecek mesin PDAM kemarin.

MENYUSUT: Operator Sumber Rubaru I dan II mengecek mesin PDAM kemarin. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Kondisi sumber mata air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo Sampang semakin memprihatinkan. Badan usaha milik daerah tersebut mulai gelisah untuk menyalurkan air ke pelanggan. Pasalnya, saat ini sumber mata air terus menyusut.

Berdasarkan data di PDAM, terdapat delapan pompa yang berfungsi untuk mendistribusikan ke pelanggan di wilayah perkotaan. Namun, yang berfungsi saat ini hanya tujuh pompa. Lima pompa di Kecamatan Camplong. Satu di antaranya sudah tidak terpakai.

Di Kecamatan Torjun terdapat tiga pompa. Namun, yang berfungsi hanya satu. Dua di antaranya sudah tidak terpakai. Hal itu juga terjadi di Kecamatan Tambelangan. Dari tiga pompa, dua diantaranya sudah tidak terpakai. Di Kecamatan Ketapang memiliki lima pompa dan yang tidak terpakai tiga.

”Sementara pompa yang masih normal di Kecamatan Omben. Ada 2 pompa yang masih berfungsi. Meski ada penyusutan, tapi masih bisa menyalurkan air ke pelanggan,” kata teknisi PDAM Trunojoyo Busri.

Saat ini pihaknya juga terus memantau pendistribusian air. Jika debit air turun, pendistribusian air perlahan dihentikan. Sebab, dikhawatirkan akan berdampak pada mesin pompanya. ”Seperti sumber di Rubaru I. Kalau dihidupkan 20 menit airnya sudah habis,” ungkapnya.

Untuk itu, Busri mengimbau agar pelanggan bijak dalam menggunakan air. Jika dalam keadaan menyala, diharapkan agar air tidak sampai meluap. Dengan begitu, pelanggan yang paling ujung juga dapat teraliri juga. (bil)

(mr/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia