Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Menhub Janji Benahi Pelabuhan Trunojoyo

01 Desember 2019, 10: 10: 14 WIB | editor : Abdul Basri

CERAH: Menhub Budi Karya Sumadi (kanan) didampingi Bupati Sampang Slamet Junaidi, Wabup Abdullah Hidayat, Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin, dan Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Arif Toha meninjau Pelabuhan Trunojoyo Taddan kemarin.

CERAH: Menhub Budi Karya Sumadi (kanan) didampingi Bupati Sampang Slamet Junaidi, Wabup Abdullah Hidayat, Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin, dan Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Arif Toha meninjau Pelabuhan Trunojoyo Taddan kemarin. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Sampang Sabtu (30/11). Kunjungan ini dalam rangka meresmikan Pelabuhan Trunojoyo Taddan di Kecamatan Camplong.

Kunjungan Budi Karya Sumadi disambut Bupati Sampang Slamet Junaidi dan Wabup Abdullah Hidayat. Turut serta mendampingi Kepala Dishub Jawa Timur Fattah Jasin dan Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Arif Toha. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Branta Edi Kuswanto juga menyambut.

Selain mengikuti acara seremoni, Budi juga meninjau kondisi pelabuhan. Atas informasi Bupati Slamet Junaidi, dia tahu banyak fasilitas yang harus dibenahi. Salah satunya, dermaga plengsengan belum tersedia di pelabuhan tersebut. ”Kita nanti bangun,” kata Budi kepada awak media.

Pembangunan dermaga plengsengan itu akan dilakukan segera. Paling tidak pada anggaran 2020 sudah bisa dilakukan. ”Plengsengan 2020 bisa,” tegasnya.

Selain itu jadwal kapal diminta untuk ditambah. Saat ini baru satu kali dalam sepekan penyeberangan Taddan-Probolinggo atau sebaliknya. Ke depan diharapkan agar minimal dua kali dalam sepekan ada jadwal pelayaran di Pelabuhan Trunojoyo Taddan.

”Kapalnya kurang banyak, nanti (dibicarakan) sama-sama Pak Kadis,” jelanya seraya memberi isyarat kepada Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin.

Selain untuk peresmian pelabuhan, pihaknya juga mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo untuk membangun konektivitas seluruh pulau di Indonesia. Konektivitas itu menjadi bagian dari program Nawacita presiden. Instruksi presiden sangat jelas. Tidak boleh ada satu daerah yang tidak terhubung dengan baik.

”Konektivitas itu jadi Nawacita Bapak Presiden. Saya sebagai pembantu melaksanakan kegiatan ini. Insyaallah saya minta kepada Pak Bupati untuk memikirkan apa potensi yang akan dikembangkan,” paparnya.

Pihaknya juga meminta pemerintah daerah bekerja sama dengan perguruan tinggi di Jawa Timur agar bisa menggali potensi yang bisa dikembangkan di Sampang. Potensi lokal atau industri tertentu perlu digarap agar keberadaan pelabuhan bisa lebih bermakna.

”Sehingga pelabuhan ini tidak hanya pergerakan manusia tetapi juga ada pergerakan barang. Kita harapkan itu cepat terjadi,” tegasnya.

(mr/mam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia