Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Menunggu Enam Bulan, Sidang Malah Ditunda Gara-Gara Ini

28 November 2019, 17: 21: 12 WIB | editor : Abdul Basri

PERDANA: Sidang sengketa informasi antara LIRA dan KPU di ruang sidang KI Bangkalan kemarin.

PERDANA: Sidang sengketa informasi antara LIRA dan KPU di ruang sidang KI Bangkalan kemarin. (ACHMAD CORI R./RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Sengketa informasi antara Lumbung Advokasi Masyarakat (LIRA) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) masuk meja persidangan Komisi Informasi (KI) Bangkalan kemarin (27/11). Informasi yang disengketakan yakni data alokasi anggaran sosialisasi Pemilihan Presiden 2019. Sebelumnya, LIRA meminta informasi tersebut kepada KPU Bangkalan, tapi tidak diberi.

Sidang dibuka oleh Ketua Majelis Sidang Yunus Mansur Yasin dengan pembacaan tata tertib sidang dan pemeriksaan kelengkapan. Sayangnya, surat kelengkapan pihak termohon dalam hal ini KPU tidak ada. Akibatnya, sidang tidak bisa dilanjutkan.

Juru advokasi Lira Bangkalan Mohammad Yusuf menyatakan telah mengajukan sengketa informasi itu sejak Mei. ”Kami sudah mengajukan sesuai dengan aturan KI dan setelah proses panjang baru dipanggil sekarang,” ujarnya.

Awal permasalahan ini, sambung dia, tidak ada keterbukaan dana anggaran sosialisasi Pemilihan Presiden 2019. ”Setelah mengirim surat dan menunggu, pihak KPU seakan acuh tak acuh dengan surat permohonan kami. Makanya, kami bawa sengketa ini ke KI,” urainya.

Menurut Yusuf, anggaran merupakan informasi publik dan bukan rahasia. ”Saat ditanya untuk melanjutkan atau tidak, saya tolak agar bisa lebih tertib secara administrasi. Bayangkan kami telah menunggu selama enam bulan,” ucapnya.

Yunus Mansur Yasin menjelaskan bahwa sidang ditunda karena legal standing termohon tidak terpenuhi. ”Termohon yaitu pihak KPU yang ditugaskan hadir di meja persidangan tidak membawa surat mandat dari ketua KPU selaku atasan PPID KPU,” katanya. (c4)

(mr/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia