Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Features

Tahun Ini, Madura Kecipratan CSR PLN Jawa Timur. Apa Saja Wujudnya?

28 November 2019, 10: 13: 21 WIB | editor : Haryanto

KOMPAK: Zailla Mairofiah (kiri) ngobrol dengan Plt Asisten Manajer Komunikasi PT PLN UID Jatim Dini Ariani.

KOMPAK: Zailla Mairofiah (kiri) ngobrol dengan Plt Asisten Manajer Komunikasi PT PLN UID Jatim Dini Ariani. (Bahrul Ulum/RadarMadura.id)

Share this      

SURABAYA - PT PLN (Persero) segera mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di delapan pulau Sumenep.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur juga memiliki tujuh program Corporate Social Responsibility (CSR). Madura juga kecipratan program CSR.

Informasi itu, diungkap Plt Asisten Manajer CSR PKBL PT PLN (Persero) UID Jawa Timur Zailla Mairofiah. Dikatakan, CSR institusinya fokus ke pemberdayaan masyarakat, perekonomian dan berwawasan lingkungan.

Dijelaskan, jenis kegiatan bantuan CSR ada tujuh. Pengentasan kemiskinan, bantuan sarana ibadah, sarana dan prasarana, bantuan bencana alam serta bantuan pendidikan dan pelatihan.

Kemudian, pelestarian alam, dan bantuan kesehatan. ”Lokasi di seluruh Jawa Timur,” imbuhnya.

Zailla menambahkan, CSR untuk Madura berupa bantuan 10 perahu listrik di Pulau Giliyang, Sumenep. Rencananya, diserahkan saat peresmian PLTD 30 November 2019.

Sebelumnya, telah dilakukan penanaman pohon di Sampang serta bedah musala di Pamekasan.

PT PLN (Persero) juga memiliki program unggulan Bank Sampah di Jawa Timur. Lalu, ada Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Pacitan, Sumenep, dan Blitar. Pembangunan RKB pertama dilakukan di Sumenep.

RKB itu menjadi wadah bagi UKM untuk menjual dan memasarkan produk. “Termasuk, dilatih dan diberi bantuan sarana serta prasarana,” imbuhnya.

PT PLN UID Jatim juga merealisasikan program sambung elektrifikasi untuk 2 ribu keluarga kurang mampu di Sumenep. Total anggarannya mencapai Rp 1 miliar.

Sebelumnya, juga ada bantuan dari Kementerian BUMN Rp 152 juta. ”Fokus kami di daerah-daerah yang elektrifikasinya perlu ditingkatkan,” pungkas perempuan asal Banjarmasin itu. (bam/luq)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia