Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Mahasiswa Minta Benahi Transportasi Laut

26 November 2019, 07: 26: 11 WIB | editor : Abdul Basri

MENUNTUT KEADILAN : Sejumlah peserta aksi menyampaikan aspirasi di kantor DPRD Sumenep kemarin.

MENUNTUT KEADILAN : Sejumlah peserta aksi menyampaikan aspirasi di kantor DPRD Sumenep kemarin. (JUNAIDI PONDIYANTO/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Puluhan mahasiswa asal kepulauan Sumenep berunjuk rasa di depan kantor Pemkab Sumenep dan kantor DPRD. Mereka terdiri atas Himpunan Mahasiswa Sapeken Sumenep, Forum Mahasiswa Kangayan, dan Forum Pemuda Raas.

Kedatangan mereka bermaksud menyampaikan keluh kesah masyarakat kepulauan. Terutama berkaitan dengan transportasi laut. Koordinator aksi Abdul menyampaikan, pemerintah harus bersikap adil terhadap seluruh rakyat. Baik warga di wilayah daratan maupun di kepulauan.

Menurut Abdul, ketimpangan yang paling nyata dirasakan masyarakat kepulauan ialah masalah transportasi laut. Dengan konsidi geografis Sumenep yang memiliki banyak pulau, transportasi laut menjadi penopang utama. Misalnya, bidang perekonomian, kesehatan, dan pendidikan masyarakat.

Kapal yang digunakan saat ini sudah beroperasi puluhan tahun lalu. Abdul mengatakan, armada tersebut kurang layak dioperasikan. Penumpang juga masih disatukan dengan barang dan selalu berlayar dengan kapasitas yang berlebihan. Dengan demikian, keselamatan penumpang menjadi terancam.

”Pemerintah Kabupaten Sumenep harus berani menganggarkan untuk pengadaan transportasi baru tahun 2020,” tegasnya.

Namun, massa tidak bisa menemui bupati Sumenep. Sesuai informasi yang diterima, bupati tidak berada di kantornya. Dengan perasaan kecewa, peserta melanjutkan aksinya di kantor DPRD Sumenep. Tuntutan yang disampaikan sama.

Seluruh massa aksi menuntut wakil rakyat itu mengawal persoalan tersebut. Khususnya para anggota dewan dari dapil VI kepulauan. Dengan demikian, masyarakat kepulauan tidak selalu merasa mendapat perlakuan tidak adil.

Anggota DPRD dari dapil VI Abu Hasan mengapresiasi tindakan kritis peserta aksi tersebut. Dirinya menerima dan berjanji akan terus mengawal setiap kebutuhan masyarakat pulau. Dia mengakui masalah transportasi bukan lagi rahasia bagi masyarakat pulau.

”Semestinya, pemerintah memberikan perhatian khusus untuk masyarakat kepulauan,” jelasnya. (c3)

(mr/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia