Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Retribusi Pasar Jauh Dari Target, 11 Bulan Cuma Terealisasi 49 Persen

20 November 2019, 20: 09: 17 WIB | editor : Haryanto

RAMAH: Pedagang Pasar Anom saat melayani calon pembeli.

RAMAH: Pedagang Pasar Anom saat melayani calon pembeli. (Aminatus Suhra/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pasar di Kabupaten Sumenep tidak mencapai target. Baik retribusi pelayanan pasar dan tempat khusus parkir. Diduga, karena ada pembangunan dan perbaikan pasar.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, target dari penarikan retribusi pasar tahun ini sebesar Rp 2.878.653.950. Tapi, sampai Nopember baru terealisasi Rp 1.427.750.195. atau setara 49 persen.

"Saya sudah mengajukan keberatan atas target restribusi pasar dan menanyakan bagaimana cara memenuhi target ini kepada pemkab," ujar Kepala UPTD Pasar, Purnomo Subagio.

Dijelaskan, terdapat dua sumber retribusi. Pertama, dari pelayanan pasar sebesar Rp 2.314.156.500. Hingga Nopember, baru mencapai Rp 1.274.817.195 atau terealisasi sekitar 55 persen.

Kedua, dri tempat khusus parkir. Tapi, realisasinya sangat rendah karena hanya mencapai 27 persen. Targetnya sebesar Rp 564.497.450 tapi baru terealisasi Rp 152.933.000.

"Perbandingan realisasi retribusi pelayanan pasar dan parkir sekitar 70 persen dan 30 persen. Setiap hari perolehan parkir berkisar Rp 700 ribu," pungkasnya.

Menurutnya, rendahnya realisasi retribusi diduga karena perbaikan dan pembangunan pasar. Pedagang malas pindah lokasi. "Apalagi, banyak pengemudi roda dua tidak membayar karcis," pungkasnya. (Aminatus Suhra)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia