Jumat, 13 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Amankan Pilkades di 38 Desa, Polres Sampang Siagakan 1.380 Personel

20 November 2019, 18: 23: 28 WIB | editor : Haryanto

SIAP BERTUGAS: Aparat keamanan saat mengikuti apel pergeseran pasukan di  Lapangan Wijaya, Rabu (20/11).

SIAP BERTUGAS: Aparat keamanan saat mengikuti apel pergeseran pasukan di Lapangan Wijaya, Rabu (20/11). (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 38 desa akan digelar Kamis (21/11). Untuk memberi rasa aman, Polres Sampang akan menyiagakan 1.380 personel gabungan.

Kapolres Sampang AKBP Didit BWS mengatakan, 1.380 personel gabungan sudah disebar dan siap mengamankan pilkades serentak. 990 personel mengamankan pilkades di daerah sangat rawan.

"Pilkades yang terkategori rawan akan diamankan oleh 300 personel. Sementara pilkades di daerah kurang rawan akan dijaga 30 anggota," katanya.

BERWIBAWA: Kapolres didampingi bupati serta dandim saat memberi keterangan kepada jurnalis.

BERWIBAWA: Kapolres didampingi bupati serta dandim saat memberi keterangan kepada jurnalis. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Menurut Didit, ribuan personel dari Satbrimob Polda Jatim 600 orang dan 200 personel dari Korem 084/Bhaskara Jaya. Termasuk, 200 personel dari Kodam V/Brawijaya. "Sisanya dari Polres Sampang," paparnya.

Dijelaskan, ada 22 pilkades yang terkategori sangat rawan dan 10 pilkades tergolong rawan. Enam pilkades sisanya tergolong kurang rawan.

"Pilkades yang sangat rawan akan dijaga 45 personel dan pilkades yang rawan akan dijaga 30 personel. Khusus pilkades kurang rawan akan dijaga lima personel," jelas Didit BWS.

Didit menuturkan, pilkades yang sangat rawan di Kecamatan Ketapang. Dari delapan desa yang menggelar pilkades, tujuh diantaranya termasuk sangat rawan. Di Kecamatan Banyuates ada tiga desa yang sangat rawan.

"Untuk Kecamatan Sokobanah ada dua desa sangat rawan. Termasuk di Kecamatan Robatal dan kecamatan lainnya," tutur mantan Kapolres Trenggalek itu.

Didit menginstrusikan semua personel menangkap siapapun yang membawa Senjata Tajam (Sajam). "Jika ada yang mengintimidasi dan membawa sajam, langsung bawa ke mapolres," ingatnya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia