Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Berita Kota

Gubernur dan Pertamina Jamin Stok Solar Aman

20 November 2019, 14: 32: 54 WIB | editor : Abdul Basri

SERIUS: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaksanakan rapat koordinasi bersama Pertamina, BPH Migas, dan Organda di kantor gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya.

SERIUS: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaksanakan rapat koordinasi bersama Pertamina, BPH Migas, dan Organda di kantor gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya. (HUMAS PEMPROV JATIM FOR RadarMadura.id)

Share this      

SURABAYA– Belakangan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di beberapa daerah termasuk Madura langka. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok solar dan bahan bakar lainya di semua SPBU sudah berjalan normal kembalisejak Minggu (17/11).

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim bersama Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menjamin pasokan solar normal kembali. Masyarakat tidak perlu khawatir lagi.

”Kami pastikan stok solar aman di Jatim. Harapannya, solar aman, masyarakat tenang,” ujarnya.

Pasokan solar secara normal di Jatim untuk menjaga kondusivitas. Sebab, jika masyarakat gelisah lantaran solar langka, akan terjadi disharmoni bahkan kontraksi perekonomian.

General Manager Marketing Operation Region V PT. Pertamina Werry Prayogi menyatakan, sejak Jumat (15/11) hingga saat ini, pihaknya terus mendistribusikan solar untuk memenuhi kebutuhan SPBU di Jatim. ”Masyarakat jangan panik. Kami menjamin stok kebutuhan bahan bakar aman walaupun ada Natal dan tahun baru,” tegasnya.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim Setiadjit menambahkan, permintaan premium dan solar bersubsidi telah melebihi kuota. Hal itu terjadi sejak akhir Oktober 2019. Namun, BPH Migas bersama Pertamina tetap berkomitmen melayani sesuai kebutuhan masyarakat.

”Jadi, tidak benar kalau ada pembatasan dimulai tanggal 15 November. Kita jamin semuanya aman sampai kapan pun,” ujar pria berkacamata itu.

Pemprov Jatim bersama Pertamina membuat quick response. Yakni, melibatkan satgas yang selalu memantau perkembangan di lapangan.

(mr/bam/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia