Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Bakesbangpol Minta Warga Tidak Ricuh

17 November 2019, 15: 40: 17 WIB | editor : Abdul Basri

Anang Djonaedi Santoso  Plt Kepala Bakesbangpol Sampang.

Anang Djonaedi Santoso Plt Kepala Bakesbangpol Sampang. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Pelaksanaan pilkades serentak di Sampang 2019 sudah tinggal hitungan hari. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten (pemkab). Baik untuk urusan teknis maupun nonteknis.

Plt Kepala Bakesbangpol Sampang Anang Djonaedi Santoso berharap pesta demokrasi tingkat desa itu berjalan lancar. Terutama menjelang hingga pasca pemungutan suara bisa kondusif, damai, dan tenteram. Semua pihak perlu terlibat dalam mewujudkan Sampang yang damai tersebut.

Bakesbangpol rutin melakukan sosialisasi. Terutama yang melibatkan aparat desa. Hal itu bertujuan memberikan penyadaran politik kepada masyarakat di tingkat bawah. ”Kalau pendidikan politik seperti itu kami di bakesbangpol memang sering menghadirkan perangkat desa dengan tokoh. Kami bina terus,” jelasnya.

Namun, dalam pilkades kadang ada pihak-pihak yang ingin mengacaukan kondisi di bawah dengan alasan berbeda-beda. ”Itu yang harus kita antisipasi,” tambah kepala BPBD Sampang itu.

Bakesbangpol punya peran tidak langsung dalam pilkades. Berbeda dengan aparat TNI dan Polri yang terlibat langsung. Bakesbangpol hanya membantu mengamankan situasi dan menyerap aspirasi. ”Kalau ada permasalahan di tahapan pilkades, kita kembalikan ke leading sector. Itu tugasnya DPMD,” tegasnya.

Kabid Bina Pemerintahan Desa DPMD Sampang Suhanto menyatakan, pilkades serentak akan digelar 21 November. Ada 38 desa yang akan mengikuti kontestasi demokrasi tersebut. Jumlah itu berkurang dari angka awal yang 42 desa. ”Empat desa tidak menyelenggarakan pilkades tahun ini karena masa jabatan kepala desanya masih berakhir pada 2020,” jelasnya.

(mr/mam/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia