Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang
Poltera Unggul, Madura Jaya

Lahirkan SDM Berkualitas, Kreatif, dan Inovatif

13 November 2019, 14: 26: 19 WIB | editor : Abdul Basri

SUKSES: Direktur Poltera Dr. Arman Jaya, S.T., M.T. memberikan sambutan pada Rapat Terbuka Senat Poltera dalam rangka dies natalis ke-7 kemarin.

SUKSES: Direktur Poltera Dr. Arman Jaya, S.T., M.T. memberikan sambutan pada Rapat Terbuka Senat Poltera dalam rangka dies natalis ke-7 kemarin. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Politeknik Negeri Madura (Poltera) merayakan dies natalis ke-7 kemarin (12/11). Kegiatan di Kampus A tersebut mengangkat tema Poltera Unggul, Madura Jaya. Ketua dan anggota senat Poltera dan wakil gubenur Jawa Timur yang diwakili Sekretaris Badan Koordinator Wilayah Madura Rahmat Hidayat hadir menyukseskan acara tersebut.

Perwakilan dari empat kabupaten di Madura juga hadir. Begitu pula Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang dan Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan. Tak ketinggalan pimpinan industri mitra dari Poltera juga terlihat di meja undangan.

Direktur Poltera Dr. Arman Jaya, S.T., M.T., mengatakan, Poltera sudah mencapai usia ke-7 dihitung dari peletakan batu pertama. Pada saat itu, proses perkuliahan masih menumpang. Saat ini sudah memiliki gedung sendiri yang dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.

APRESIASI: Direktur Poltera Dr. Arman Jaya, S.T., M.T. (kiri) didampingi Ketua Senat Lukman Hadiwijaya, S.T., M.T. (kanan) foto bersama setelah memberi penghargaan kepada mitra kerja kemarin.

APRESIASI: Direktur Poltera Dr. Arman Jaya, S.T., M.T. (kiri) didampingi Ketua Senat Lukman Hadiwijaya, S.T., M.T. (kanan) foto bersama setelah memberi penghargaan kepada mitra kerja kemarin. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Poltera memiliki komitmen besar menjadi pendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, perkembangan dan kemajuan Poltera akan berdampak kepada kualitas SDM Madura. Hal itu bisa dicapai jika seluruh kepala daerah di Madura bersatu.

”Di Madura banyak potensi yang perlu dikembangkan. Misalnya, sumber gas di berbagai titik belum tersentuh. Ini yang perlu kita angkat untuk membangkitkan perekonomian di Madura,” ungkapnya.

Tumbuhnya industri 4.0 menjadi kesempatan emas yang harus dimanfaatkan dengan baik.  Hal itu dilakukan dengan menyiapkan SDM yang berkualitas, kreatif, dan berinovasi. Dengan begitu, SDM di Madura juga mempunyai daya saing tinggi.

Revolusi industri 4.0 telah membawa inovasi teknologi yang berdampak pada perubahan fundamental kehidupan masyarakat. Saat ini sudah banyak aktivitas manusia yang tergantikan oleh teknologi digital. Bahkan, ada beberapa yang sudah digantikan dengan robot.

”Mahasiswa dalam kiprahnya menjadi instrumen penting dalam mengamalkan tridarma perguruan tinggi. Mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Makanya, mahasiswa harus siap dan matang menghadapi revolusi industri,” tuturnya.

Ke depan pihaknya terus berupaya menyiapkan lulusan yang terampil. Hal itu membutuhkan sarana prasarana pendukung. Pihaknya merencanakan membangun gedung kelas dan bengkel baru. Di samping itu, kemungkinan akan dibuka program studi baru.

”Kami tidak hanya mengembangkan pengetahuan teknologi. Pengetahuan mahasiswa diimbangi dengan nilai-nilai keagamaan. Misalnya menerima mahasiswa yang hafal Alquran minimal 5 juz,” tukasnya. (bil)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia