Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Motivasi Anak Tekun Baca dengan Reward Jalan-Jalan

11 November 2019, 11: 39: 23 WIB | editor : Abdul Basri

GENERASI: Anak-anak mengikuti aktivitas baca dan belajar di Rumah Baca Kaffah di Dusun Sajanah, Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, kemarin.

GENERASI: Anak-anak mengikuti aktivitas baca dan belajar di Rumah Baca Kaffah di Dusun Sajanah, Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, kemarin. (AMIR For RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Pegiat literasi di desa mulai bermunculan. Salah satunya di Dusun Sajanah, Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, yang digalakkan oleh pasangan suami istri (pasutri).

Amirul Mukminin bersama istrinya Novi Astuti membangun perpustakaan sederhana. Untuk mendorong minat baca anak-anak, pasutri tersebut mengajak anak-anak jalan-jalan.

Rumah baca atau perpustakaan yang baru dibangunnya pada Juli 2019 lalu dinamai Rumah Baca Kaffah. Buku yang tersedia masih 130 eksemplar. Itu pun tidak semua buku milik pribadi. Hanya 80 milik pribadi dan sisanya milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Pamekasan.

Amirul Mukminin mengatakan, anak-anak di desanya begitu semangat membaca. ”Sebagai reward kepada mereka agar tetap semangat membaca, setiap ada libur panjang saya dan keluarga mengajak mereka jalan-jalan,” terangnya kemarin (10/10).

Pria kelahiran 1992 itu terus bersemangat mendorong semangat baca dalam kondisi yang terbatas. ”Setiap hari minimal ada 10–15 anak yang datang, itu yang bikin terus semangat membina,” imbuhnya.

Salah seorang pegiat literasi Ruang Penulis Madura (RPM) Muna Masyari menyampaikan bahwa menunjang minat baca butuh strategi. Kata Muna, hari ini tantangannya adalah android yang sudah masuk pelosok desa.

”Saya dulu lepas dari godaan android. Jadi tantangannya berbeda. Jauh lebih berat sekarang,” ungkap perempuan yang sampai sekarang aktif menulis cerita pendek di media massa tersebut. (c2)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia