Senin, 16 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua warga Saronggi Dilaporkan ke Polisi

11 November 2019, 11: 28: 54 WIB | editor : Abdul Basri

BERI KETERANGAN: Terlapor Murahwan, 55, beraksi menggunakan celurit saat berada di TPS Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kamis (7/11).

BERI KETERANGAN: Terlapor Murahwan, 55, beraksi menggunakan celurit saat berada di TPS Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kamis (7/11). (POLRES SUMENEP FOR RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Warga Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, melaporkan tetangganya kepada polisi. Terlapor diduga membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit ketika pemilihan kepada desa (pilkades) pada Kamis (7/11).

Pelapornya adalah Hermanto, 49, warga Dusun Endana. Sementara yang dilaporkan ialah Murahwan, 55, warga Dusun Duko, dan Halim, 60, warga Dusun Endana.

Sebagai pelapor, Hermanto diwakili Fathorrahman, 39, yang sekaligus sebagai saksi dari perkara tersebut. Dia menceritakan, pukul 15.20 Murahwan datang dengan membawa celurit ketika penghitungan suara dimulai di tempat pemungutan suara (TPS) desa setempat. Sontak, warga berhamburan menjauh dari lokasi karena ketakutan. Kemudian, dia menebas kotak suara berkali-kali.

Sebagian warga bersama petugas mendekati pelaku untuk menenangkan. Namun, pelaku tetap merusak logistik yang disediakan panitia.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti membenarkan adanya laporan tersebut. Mereka dilaporkan pada 9 November 2019 dengan nomor laporan LP/191/XI/2019/JATIM/RES SMP.

Ada dua orang yang dilaporkan. Pertama atas nama Murahwan. Dia dilaporkan karena menggunakan sajam. Sementara itu, Halim dilaporkan karena mengancam keamanan warga. Dari kesaksian pelapor, Halim mengancam akan mengganggu ketenteraman warga apabila calon yang didukung kalah. (c3)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia