Rabu, 13 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Features

Bantu Penuhi Kebutuhan Pangan Warga Gaza, GHR-ACT Dirikan DU Indonesia

08 November 2019, 11: 34: 22 WIB | editor : Haryanto

CERIA: Relawan saat foto bareng anak-anak Gaza.

CERIA: Relawan saat foto bareng anak-anak Gaza. (ACT for RadarMadura.id)

Share this      

JAKARTA – Di Gaza, makanan menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pengungsi Palestina. Hal itulah yang dirasakan pengungsi Palestina, Yara Musa Abu Husain. Dia tercatat sebagai penerima manfaat Dapur Umum (DU) Indonesia.

Kemiskinan dan kelangkaan bahan makanan menjadi salah satu kendala utama keluarga di Gaza. Akibatnya, kebutuhan gizi tidak terpenuhi. Bahkan, krisis pangan perlahan menjadi ancaman. Utamanya bagi anak-anak.

Berkat kebaikan para dermawan, DU Indonesia konsisten membagikan makanan siap santap bergizi tinggi bagi penduduk Gaza. Bantuan pangan tersebut diserahkan kepada anak yatim, ibu-ibu dan kaum difabel.

SIMBOLIS: Relawan saat menyerahkan bantuan makanan siap saji.

SIMBOLIS: Relawan saat menyerahkan bantuan makanan siap saji. (ACT for RadarMadura.id)

Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response (GHR) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengatakan, makanan siap santap periode ini diperuntukan bagi 2.500 penerima manfaat.

"Mereka masyarakat prasejahtera. Anggota keluarga yang menjadi tulang punggunh disel oleh militer Israel. Bantuan juga dibagikan kepada korban aksi Great Return March, jemaah masjid, dan anak-anak yatim,” jelas Faradiba.

Hadirnya bantuan makanan siap santap tersebut menjadi pengganti kehadiran saudara-saudara di Indonesia. Dengan menggandeng Kitabisa, kehadiran DU Indonesia sebagai bentuk respons terhadap fakta buruknya ketahanan pangan masyarakar Gaza.

"Ambruknya ekonomi membuat sebagian besar penduduk Gaza tidak memiliki lapangan pekerjaan. Kita berikhtiar mendukung keseimbangan gizi anak-anak Gaza," pungkas Faradiba. (*)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia