Rabu, 13 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Sewa Stan Pameran Tembus Rp 2 Juta

07 November 2019, 11: 44: 54 WIB | editor : Abdul Basri

BERJEJER: Stan pameran pembangunan Sampang berjejer rapi di Lapangan Wijaya Kusuma kemarin.

BERJEJER: Stan pameran pembangunan Sampang berjejer rapi di Lapangan Wijaya Kusuma kemarin. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Sewa stan pameran pembangunan bertajuk Sampang Sapoloh Areh fantastis. Untuk satu stan yang terletak di Lapangan Wijaya Kusuma itu dihargai Rp 2 juta. Harga tersebut berlaku selama kegiatan berlangsung, yakni sepuluh hari.

Dengan demikian, berarti rata-rata sewa stan pameran pembangunan Rp 200 ribu setiap harinya. Kalau tidak mau rugi, penyewa stan dituntut mendapatkan keuntungan di angka tersebut. Jika tidak, pulang pameran bukan beruntung, tetapi buntung.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Imam Sanusi mengatakan bahwa pameran Sampang Sapoloh Areh itu tidak ditanggung anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Ada pihak ketiga yang mengerjakan. Karena itulah, setiap stan yang dilengkapi fasilitas dikenakan biaya Rp 2 juta.

”Itu non-APBD. Kalau ada peserta yang mau ikut dikenakan retribusi yang ditanggung oleh peserta,” jelas Imam Sanusi kemarin (6/11).

Untuk stan yang harga Rp 2 juta sudah dilengkapi dengan fasilitas memadai. Seperti listrik, kursi, karpet, dan lainnya. Menurutnya, ada pula tenda yang gratis. Hanya, tidak dilengkapi dengan fasilitas.

Bagi warga yang menggunakan tenda gratis, maka fasilitas yang dibutuhkan tetap harus bayar. Semisal butuh listrik, maka harus bayar. ”Jadi peserta sewa boleh ambil yang gratis,” tambahnya.

Pantauan RadarMadura.id, tenda yang bertarif Rp 2 juta rata-rata digunakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Di Sampang, dari dinas hingga kecamatan total terdapat 45 organisasi. Jika organisasi pemerintah itu ikut semua selama sepuluh hari, berarti sewa stan yang diterima panitia sebesar Rp 90 juta.

”Untuk yang pemerintah semuanya memilih yang warna putih (yang Rp 2 juta, Red) memberikan kontribusi kepada penyelenggara,” katanya.

Pameran tersebut digelar dalam rangka memacu pembangunan di Sampang. Selain itu, memperingati Hari Jadi Ke-396 Kabupaten Sampang. ”Tujuannya, mempromosikan hasil-hasil pembangunan, memberikan hiburan, dan bazar murah,” tukas Kabag Organisasi Setkab Sampang itu. 

(mr/mam/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia