Rabu, 13 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Pembangunan

05 November 2019, 14: 20: 02 WIB | editor : Abdul Basri

HOSNI: Anggota Komisi III DPRD Sampang.

HOSNI: Anggota Komisi III DPRD Sampang. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Sisa waktu pelaksanaan tahun anggaran 2019 sudah mepet. Dihitung dari hari ini, masa efektif pelaksanaan proyek tinggal 50 hari lagi. Sebab, lazimnya proyek-proyek pembangunan harus tuntas pada 25 Desember.

Anggota Komisi III DPRD Sampang Hosni mengatakan, 50 hari bukan waktu yang panjang. Karena itulah, pelaksanaan pembangunan di Kota Bahari perlu digenjot. Jika tidak dikebut, akan banyak proyek yang tidak tuntas di akhir tahun.

”Kami meminta agar kerja-kerja pembangunan lebih dikebut. Ini waktunya sudah mepet,” kata Hosni kemarin (4/11).

Meski demikian, politikus PPP itu juga meminta rekanan agar memprioritaskan kualitas. Jangan sampai hanya karena waktu mepet, kualitas tidak diperhatikan. Setiap pelaksanaan pembangunan harus sesuai dengan spesifikasi yang tertera di dokumen rencana anggaran belanja (RAB).

”Jika rekanan tidak bekerja sesuai dengan RAB, dikhawatirkan akan menjadi temuan di kemudian hari. Itu bahaya,” tegasnya.

Saat ini, ada beberapa proyek pembangunan yang sedang berlangsung. Seperti sejumlah paket SPAM, pembangunan Pasar Aeng Sareh, pembangunan kantor diskominfo, dan lainnya. Proyek-proyek tersebut menurutnya perlu dilaksanakan dengan cepat dan tepat waktu.

Pihaknya di komisi III juga berjanji akan melakukan evaluasi, kontrol, dan pengawasan secara ketat. Bila perlu akan turun ke lapangan secara rutin. Sebab, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab komisi III untuk mengontrol pembangunan.

”Beberapa waktu lalu kami sudah turun ke lapangan meninjau beberapa proyek pembangunan. Ada beberapa rekomendasi yang sudah kami sampaikan, baik untuk pelaksana, pengawas ataupun instansi terkait,” jelasnya. 

(mr/mam/han/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia