Jumat, 13 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Waspadai Praktik Perjudian

04 November 2019, 06: 30: 59 WIB | editor : Abdul Basri

Waspadai Praktik Perjudian

Share this      

PERJUDIAN biasa mewarnai saat gelaran pilkades. Termasuk di Kota Keris. Kondisi ini disadari Polres Sumenep. Untuk mewaspadai itu, Korps Bhayangkara menyiapkan personel khusus untuk berpatroli ke titik rawan judi.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti tidak menampik pilkades sarat dengan perjudian. Pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan cara patroli.

Mantan Kapolsek Kota Sumenep itu yakin dengan sistem pilkades serentak, perjudian bisa ditekan. ”Kalau perjudian memang ada. Tetapi, dengan sistem pilkades serentak ini tentunya akan berbeda. Artinya, lebih sedikit. Kita antisipasi semua dengan menggalakkan patroli,” kata Widiarti kepada RadarMadura.id Jumat (1/11).

Diterangkan, petugas pengamanan pilkades serentak di daratan akan lebih banyak. Di kepulauan hanya mengerahkan 725 polisi. Sebab, pesta demokrasi tingkat desa tersebut lebih banyak dilaksanakan di daratan.

Dia menegaskan, 2.900 personel yang akan ditugaskan untuk mengamankan pilkades serentak di daratan tidak hanya dari Polres Sumenep. Tetapi, juga di-back up beberapa polres lain di Jawa Timur (Jatim).

”Petugas yang akan kami kerahkan dari jajaran polres di lingkungan Polda Jatim,” ujarnya.

Ribuan personel polisi itu akan dikerahkan H-1 pelaksanaan pilkades serentak ke masing-masing polsek di daratan. ”Kita dari polres mengacu kepada permintaan polsek,” ungkapnya.

Petugas yang akan didistribusikan ke setiap polsek tidak sama. Disesuaikan dengan banyak desa yang akan melaksanakan pilkades. Di samping itu, kebutuhan petugas juga berdasarkan tingkat kerawanannya.

”Jadi yang tahu di  mana yang rawan dan perlu dijaga berapa polisi itu semua polsek. Kami dari polres memenuhi kebutuhan personel tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Ato Sudiatna menyampaikan, akan ada 700 prajurit TNI yang akan dikerahkan untuk membantu pengamanan pilkades serentak. Prajurit tersebut juga disokong dari jajaran kodim di Madura  dan BKO Batalyon 516.

Pihaknya merencanakan untuk menyebar dua petugas personel di masing masing desa. Pihaknya juga akan menyiagakan beberapa prajurit di masing masing-masing koramil dan kodim. Tujuannya, mempersiapkan diri jika ada konflik di pelaksanaan pilkades.

”Pengamanan tidak secara langsung ke TPS-TPS, sifatnya hanya siaga on call yang akan kita sebar di koramil-koramil,” terangnya.

Terpisah, Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sumenep Fajar Santoso mengungkapkan, satpol PP akan mengerahkan 174 petugas untuk membantu pengamanan. Yaitu, satu petugas di masing-masing desa. Menurut dia, pengamanan juga akan dibantu 20 hansip di masing-masing desa. ”Kami 1 tugas 1 desa,” katanya. (jup)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia