Sabtu, 07 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

DLH Imbau Desa Serius Kelola Sampah

03 November 2019, 07: 14: 19 WIB | editor : Abdul Basri

DAUR ULANG: Para pekerja sedang memilah-milah sampah untuk bisa diolah, dijual, dan dimanfaatkan ulang di TPS 3R, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota, kemarin.

DAUR ULANG: Para pekerja sedang memilah-milah sampah untuk bisa diolah, dijual, dan dimanfaatkan ulang di TPS 3R, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota, kemarin. (ONGKY ARISTA UA/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Upaya mempercantik kota terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan. Salah satunya memaksimalkan pembangunan tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, recycle (TPS 3R).

Kepala DLH Pamekasan Amin Jabir mengimbau seluruh RT/RW di kelurahan dan desa memotivasi warganya mengelola sampah sesuai ketentuan. Pemerintah desa dan kelurahan juga diminta mengaloksikan dananya untuk membangun TPS 3R.

Menurut Jabir, pada tahun kedua Bupati Pamekasan Baddrut Tamam berjanji bahwa pada 2020 minimal seperlima dari jumlah desa dan kelurahan memiliki TPS 3R. Sementara yang bisa dibangun dengan APBD hanya sekitar lima sampai enam TPS 3R.

Jika target tersebut tidak terealisasi, dipastikan Kabupaten Pamekasan tidak akan mendapatkan penghargaan Kota Bersih kembali. ”Ini komitmen dari Kementerian Lingkungan Hidup dan tim penilai Adipura,” ungkapnya.

Sebelumnya, pihak DLH Pamekasan sudah memberikan surat edaran (SE) bupati bernomor 660/623/432.310/2019. SE bertanggal 12 Agustus 2019 itu berisi tentang tata kelola persampahan lingkup desa dan kelurahan. ”Edarannya ada, perbupnya ada, perdanya ada, kemudian permendesnya juga ada,” terangnya. Karena itu, Jabir menyatakan, jika 2020 tidak dapat Adipura, karena lurah dan kepala desa. (c2)

(mr/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia