Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Polres Sikapi Modus Penipuan

28 Oktober 2019, 03: 48: 26 WIB | editor : Abdul Basri

Polres Sikapi Modus Penipuan

Share this      

BANGKALAN – Modus penipuan dengan cara mengirim short message service (SMS) kepada pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan meresahkan.  Semua pihak tak perlu menanggapi permintaan melalui pesan singkat dari nomor 081334394589 yang mengaku Azis Radar Madura Pers.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra juga menyikapi SMS dan telepon yang meresahkan pejabat di Kota Salak tersebut. Pihaknya akan menindaklanjuti ketika ada laporan. Hal tersebut sangat meresahkan pejabat.

”Ini penipuan. Manakala ada telepon yang seperti itu, SKPD atau pihak-pihak lain untuk tidak menanggapi,” imbaunya.

Manakala pihak yang dirugikan melaporkan insiden tersebut, pihaknya akan melakukan tindakan semaksimal mungkin. ”Kami akan tindak lanjuti. Sekali lagi, semua pihak untuk tidak mudah percaya,” sambungnya.

Pemimpin Redaksi (Pemred) JPRM Lukman Hakim AG menegaskan, kru JPRM dibekali surat tugas atau kartu pers bagi wartawan dalam melaksanakan tugas. Mereka bekerja profesional sesuai kode etik jurnalisik.

”Kalau misuh-misuh itu jelas bukan wartawan. Jika ada orang atau nomor baru yang mencurigakan, abaikan saja. Jika orang itu mengaku dari Radar Madura segera telepon nomor kantor kami,” jelasnya.

Banyak bukti menunjukkan bahwa pesan itu dari penipu. Pertama, di JPRM tidak ada yang bernama Azis dan Didik Purwanto. Direktur JPRM memang Abdul Aziz. Tapi, bukan Azis.

Kedua, nama media yang dinaungi PT Madura Intermedia Pers ini bukan Radar Madura Pers, melainkan Jawa Pos Radar Madura (JPRM). Ketiga, wartawan JPRM dilarang meminta dan menerima barang atau uang dalam melaksanakan tugas jurnalistik. Apalagi, meminta uang untuk biaya berobat. Sebab, sebagai perusahaan profesional, karyawan JPRM dilindungi asuransi kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bangkalan Taufan Zairinsyah menceritakan, dia mendapatkan pesan singkat berupa SMS. ”Ass wr wb gmn kbrnya Pak Topan? Mas Azis Radar Madura Pers” tulisan pesan itu.

Taufan mengaku sudah menyimpan semua nomor wartawan beserta sebagian karyawan JPRM. ”Sudah ter-back up semua. Saya juga tidak paham Azis di Radar Madura itu siapa,” ujarnya.

Taufan lalu menghubungi salah satu kru JPRM untuk mengklarifikasi. Ternyata benar, SMS tersebut penipuan. ”Di grup WA OPD Bangkalan ramai. Saya kirim screenshot SMS dari nomor baru itu dan mengimbau kepada teman-teman untuk berhati-hati,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala DLH Bangkalan Hadari. Dia juga mendapatkan SMS dari nomor baru yang mengatasnamakan Azis Radar Madura. Nomornya 081334394589.

Hadari mengaku prihatin ulah oknum tak bertanggung jawab tersebut. Dia selalu ditelepon oleh nomor baru itu sejak Sabtu. ”Kami minta kepada teman-teman OPD untuk jangan mudah percaya,” sarannya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Bambang Budi Mustika juga menerima SMS dari nomor tersebut. ”Tlg jenengan bantu gotong royong semampunya Mas Didik Pak Bambang kshn operasi kelenjar getah bening dirs dr soetomo sby.lwtkan no rek ybs sndiri Pak biar tau kluarganya.BCA.0901646731.a/n.Didik Purwanto.tks byk sblmnya Pak smg byk rjkinya.amin..slm dr teman2 Pers..,” tulis pengirim pesan yang mengaku sebagai Azis itu.

(mr/rul/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia