alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Bangkalan Dapat Kuota 297 CPNS

26 Oktober 2019, 03: 20: 59 WIB | editor : Abdul Basri

PAPARKAN: Sekretaris BKPSDA Bangkalan Ari Murfianto.

PAPARKAN: Sekretaris BKPSDA Bangkalan Ari Murfianto. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tak lama lagi akan digelar. Pemerintah pusat memberikan kuota 297 kursi untuk Kabupaten Bangkalan.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Ari Murfianto mengutarakan, seleksi yang dibuka lebih dulu rekrutmen CPNS. Kuota yang diberikan pemerintah pusat berjumlah 297. Rinciannya, bidang pendidikan 196, kesehatan 36, dan bidang teknis 65 kursi.

”Kuota yang diberikan kali ini tetap didominasi bidang pendidikan,” terangnya kemarin (25/10).

Menurut Ari, semula Bangkalan mengusulkan 320 formasi. Itu termasuk CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun, yang dibuka lebih awal CPNS. Sementara untuk PPPK belum ada petunjuk lebih teknis.

”Tentu dari usulan yang kami ajukan lebih banyak kuota yang diberikan. Sebab, hanya formasi CPNS yang dibuka,” ungkap Ari. 

Adapun pendaftaran sesuai surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB). Yakni, dimulai November. Tetapi, apakah awal atau pertengahan November, Ari belum bisa memastikan. ”Pendaftaran November, enggak tahu tanggal berapa,” ujarnya.

Pengumuman peserta yang lolos administrasi Desember. Selanjutnya, Januari 2020 masuk tahapan masa sanggah. ”Misalnya ada peserta yang merasa memenuhi syarat lalu tidak diloloskan, itu ada masa sanggah,” jelasnya.

Masa sanggah tersebut, kata Ari, hanya ada rekrutmen kali ini. Tahun sebelumnya itu tidak diberlakukan. ”Artinya, ketika tidak lolos administrasi ya sudah tidak lolos,” sambungnya.

Test tulis baru dilaksanakan Februari 2020. ”Rekrutmen CPNS tetap yang paling diburu,” sebutnya.

Pemkab Bangkalan hanya fasilitator. Yang menentukan tetap pemerintah pusat. Termasuk perihal passing grade. ”Ya kebijakannya seperti tahun lalu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Moh. Mujibur Rahman mengatakan, berkaitan dengan rekrutmen CPNS 2019, BKPSDA harus memberikan informasi sedetail mungkin. Sebab, seleksi tersebut sangat diminati masyarakat.

”Keinginan masyarakat untuk jadi CPNS masih tinggi. Karena itu, BKPSDA bertanggung jawab dalam menyosialisasikan seleksi ini,” pintanya.

(mr/daf/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news