Jumat, 13 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Periksa Penyerobot Tanah

22 Oktober 2019, 14: 53: 34 WIB | editor : Abdul Basri

BERSENGKETA: Warga berada di sekitar papan yang dipasang oleh polisi di tanah yang bersengketa.

BERSENGKETA: Warga berada di sekitar papan yang dipasang oleh polisi di tanah yang bersengketa. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Penyidik Satreskrim Polres Sampang terus melakukan pemeriksaan terhadap terlapor kasus penyerobotan tanah milik Haryani Mulyawati. Polisi sudah mulai melakukan pemeriksaan pada Jumalin, warga Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang. Jumalin sebagai terlapor dalam kasus tersebut.

”Hari ini saya periksa terlapornya. Iya benar, Jumalin ini sudah dua kali jadi terlapor dalam kasus ini,” papar Kasatreskrim Polres Sampang AKP Subiantana melalui anggota penyidik Bripka Chairur Rachman kemarin (21/10).

Sebelumnya, pihaknya sudah memeriksa saksi lainnya, yaitu kepala Desa Bira Tengah. Menurut dia, dalam kasus penyerobotan tanah itu sudah ada tersangka. ”Makanya status tanah itu sudah dalam penyidikan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Haryani Mulyawati selaku pemilik tanah mengatakan, pihaknya sudah dua kali melaporkan penyerobotan tanah miliknya tersebut. Laporan pertama dilayangkan pada 2017.

Saat itu kasus tersebut berjalan hingga pengadilan dan vonis. Putusan pengadilan menyatakan tanah tersebut memang milik warga Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang, itu. ”Sekarang masih berulah lagi. Pelakunya sama dengan yang sebelumnya,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya berharap kepada aparat penegak hukum supaya memberikan hukuman yang setimpal. Dengan begitu, pelaku tidak mengulangi lagi perbuatannya di kemudian hari. ”Tanah itu milik saya. Dokumennya, semuanya lengkap. Jadi siapa pun yang berani mengaku dan mengklaim serta menyerobot tanah itu akan saya polisikan,” katanya. 

(mr/rus/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia