Jumat, 13 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Ciduk Wanita Muda

22 Oktober 2019, 13: 39: 32 WIB | editor : Abdul Basri

KELAS TERI: Pengguna narkoba diamankan polisi di Mapolsek Kota Sumenep Minggu (20/10).

KELAS TERI: Pengguna narkoba diamankan polisi di Mapolsek Kota Sumenep Minggu (20/10). (HERI FOR RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Sherly Blue Diamond harus merasakan pengapnya ruang tahanan Mapolres Sumenep. Perempuan 29 tahun yang beralamat di Jalan Urip Sumoharjo, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, ini ditangkap saat asyik mengomsumsi narkoba jenis sabu-sabu (SS).

Dia ditangkap bersama temannya, Junaidi Abdillah, 36, warga Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep, pukul 10.00 Minggu (20/10). Mereka diciduk polisi di rumah Junaidi Abdillah. Polisi telah lama memantau aktivitas Junaidi.

Polisi menerima informasi bahwa Junaidi kerap membawa masuk narkoba ke wilayah Kota Sumenep. Kemudian, petugas melakukan penyelidikan secara intensif. Polisi langsung melakukan penggerebekan saat mengetahui Junaidi akan berpesta narkoba di rumahnya.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti menyampaikan, informasi dari warga itu tidak disia-siakan polisi. Saat itu Junaidi sedang mengonsumsi SS bersama Sherly di kamarnya.

Saat penggeledahan, ditemukan seperangkat alat isap narkoba, korek api, dan tiga kantong plastik kecil berisi SS. Ketika ditanyakan, pelaku mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya.

Penangkapan dipimpin Kanitreskrim Polsek Kota Sumenep Aiptu Tahir Sungkono bersama empat anggotanya. Kepada polisi, Sherly mengaku baru pertama mengonsumsi narkoba sejak semingu lalu. Sementara, Junaidi Abdillah mulai mengonsumsi narkoba lagi sekitar 3 bulan lalu.

”Kalau yang laki-laki sudah dari dulu mengonsumsi narkoba, tapi sudah lama tidak pakai lagi dan baru pakai 3 bulan lalu,” ungkap Widiarti.

Barang bukti yang diamankan berupa tiga kantong plastik kecil berisi SS masing-masing seberat 0,35 gram, 0,38 gram, dan 0,40 gram. Kemudian, 1 korek api, seperangkat alat isap, dan 2 unit handphone Samsung dan Vivo juga diamankan polisi.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ”Semua disita petugas sebagai barang bukti atas penangkapan pelaku,” tandasnya. (c3)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia