Sabtu, 14 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Janji Tuntaskan 2020

19 Oktober 2019, 03: 56: 58 WIB | editor : Abdul Basri

Tak PUNYA IPAL: Warga berada di depan Puskesmas Camplong kemarin.

Tak PUNYA IPAL: Warga berada di depan Puskesmas Camplong kemarin. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Lima puskesmas tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Agus Mulyadi menargetkan, pembangunan IPAL tuntas pada 2020.

”Tahun ini Puskesmas Ketapang yang akan dibangun IPAL. Jadi, sisa empat puskesmas,” ungkapnya.

IPAL merupakan salah satu sarana-prasarana yang harus dimiliki puskesmas sebagai tempat pelayanan kesehatan dasar. Namun, pembangunan IPAL terhadap puskesmas akan dilakukan secara bertahap.

”Meski tak miliki IPAL, layanan kesehatan lainnya tetap berjalan lancar dan tidak terganggu,” terangnya.

Seluruh sarana dan prasarana harus dilengkapi, termasuk IPAL. Jika tidak dilengkapi IPAL, limbah air yang dihasilkan puskesmas akan membahayakan lingkungan sekitar. Apalagi, lokasi puskesmas berada di kawasan permukiman. ”Air limbah rumah sakit ini jelas akan mengandung penyakit, jadi sangat berbahaya,” paparnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang Shohebus Sulton menyatakan, IPAL merupakan salah satu prasarana yang wajib dipenuhi puskesmas. ”Itu syarat mutlak. Jadi, jika memang masih ada yang belum punya, harus disegerakan,” tegasnya.

(mr/rus/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia