Rabu, 13 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Dinkes Masih Minus Rp 18 Miliar

16 Oktober 2019, 05: 15: 59 WIB | editor : Abdul Basri

SIBUK: Kepala Dinkes Bangkalan Sudibyo menandatangi sejumlah berkas di ruang kerjanya kemarin.

SIBUK: Kepala Dinkes Bangkalan Sudibyo menandatangi sejumlah berkas di ruang kerjanya kemarin. (ZAINURI/RadarMadura.id)

Share this      

SEMENTARA itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan tahun ini ditarget memperoleh PAD Rp 47 miliar. Hingga triwulan ketiga, dinkes mampu meraup pendapatan Rp 29 miliar.

”Realisasi PAD dinkes masih minus Rp 18 miliar. Target PAD kami lumayan besar. Dengan capaian 61 persen dari target, kami rasa itu sudah cukup tinggi,” ungkap Kepala Dinkes Bangkalan Sudibyo.

Meski perolehan PAD dinkes belum menyentuh 75 persen, Sudibyo optimistis sampai akhir tahun bisa mencapai target. ”Kami sangat yakin. Mengaca pada tahun sebelumnya, di sisa waktu injury time, perolehan PAD kami bisa menanjak. Kami yakin tahun ini bisa 120 persen,” ujarnya.

Sekretaris Diskes Bangkalan Moh. Rasuli menyampaikan, sumber PAD dinkes bergantung pada klaim kapitasi. ”Sumber terbesar PAD kami dari situ. Selebihnya berasal dari rujukan ke rumah sakit daerah dan lain-lain,” katanya di ruang kerjanya kemarin (15/10).

Rasuli berharap, target PAD dinkes dikurangi. ”Pendapatan kami paling banyak bersumber dari orang sakit. Kalau orang sakitnya berkurang, otomatis pendapatan kami juga berkurang,” jelasnya.

”Jadi, semakin rendah PAD kami, itu membuktikan bahwa tingkat kesehatan masyarakat Bangkalam tinggi. Apabila tingkat kesehatan di Bangkalan tinggi, berarti prestasi bagi kami. Siapa yang berharap banyak orang sakit,” pungkas Rasuli. (c1)

(mr/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia