Rabu, 13 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Selain Kepala Pasar Blega, Tim Saber Pungli Juga Sita Uang Rp 600 Ribu

Dua ASN dan Enam THL Juga Terjaring OTT

15 Oktober 2019, 01: 57: 47 WIB | editor : Haryanto

BERI PENJELASAN: Kasatreskrim Polres Bangkalan saat memberi keterangan kepada awak media.

BERI PENJELASAN: Kasatreskrim Polres Bangkalan saat memberi keterangan kepada awak media. (Darul Hakim/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Setelah ditunggu cukup lama, Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP David Manurung akhirnya menjelaskan proses penyelidikan kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) retribusi parkir Pasar Blega.

Kepada RadarMadura.id, David mengakui jika Tim Tindak Saber Pungli melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (14/10) sekitar pukul 10.00. Sembilan orang diamankan dan salah satunya Kepala Pasar Blega berinisial R.

Menurut David, dalam struktur pihaknya sebagai Tim Tindak Saber Pungli. Saat ini, para pihak terkait sedang dimintai keterangan. "Dari sembilan orang yang diamankan, tiga berstatus ASN dan sisanya THL," ujarnya.

Dijelaskan, Barang bukti (BB) yang diamankan tim berupa karcis dan uang tunai senilai Rp 600 ribu. "Kalau sesuai PP, tarif parkir mobil Rp 1.500. Tapi, kenyataannya bervariasi mulai Rp 2.000, Rp 3.000 dan Rp 5.000," imbuhnya.

David mengungkapkan, tim yang dikerahkan saat melakukan OTT sebanyak delapan orang. Sembilan orang yang diamankan Tim Tindak Saber Pungli berkumpul di satu titik. Saat itu, petugas Pasar Blega sedang menghitung uang.

"Hasil penyelidikan akan dirapatkan dengan tim yustisi (kejaksaan, Red). Selanjutnya, penanganan kasus ini nanti akan dirilis langsung oleh Bapak Kapolres," jelas alumni Akpol 2010 tersebut.

Perlu diketahui, sebagian petugas Pasar Blega masih berada di ruang tunggu satreskrim. Mereka menunggu giliran diinterogasi polisi. Hingga pukul 23.45, pemeriksaan masih berlangsung.

(mr/rul/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia