Rabu, 13 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Petugas Pasar Blega Terjaring OTT, Begini Komentar Bupati Bangkalan

Polisi Periksa Enam Orang di Ruang Satreskrim

14 Oktober 2019, 21: 27: 15 WIB | editor : Haryanto

BERWIBAWA: Bupati Bangkalan saat sambutan dalam sebuah acara.

BERWIBAWA: Bupati Bangkalan saat sambutan dalam sebuah acara. (Dafir Falah/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Pemeriksaan terhadap para pihak yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) retribusi parkir Pasar Blega masih berlangsung.

Buktinya, polisi masih melakukan pemeriksaan secara maraton di salah satu ruang Satreskrim Polres Bangkalan. Beberapa pria berseragam masih duduk di ruang tunggu satreskrim.

Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron pun angkat bicara. Jika OTT tersebut benar, pihaknya sangat kecewa. "Mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi dan ada efek jera," katanya.

MARATON: Sejumlah staf Pasar Blega berbincang di ruang tunggu satreskrim.

MARATON: Sejumlah staf Pasar Blega berbincang di ruang tunggu satreskrim. (Dafir Falah/RadarMadura.id)

Orang nomor satu di Pemkab Bangkalan itu menyatakan belum bisa memberi tanggapan lebih jauh. Sebab, belum menerima laporan dan tidak paham dengan kasus yang sedang diselidiki polisi.

"Nanti pada saatnya saya akan memberi tanggapan. Terus terang saja, saya juga kurang mengerti ini OTT kasus apa. Saya mengedepankan azas praduga tidak bersalah," imbuhnya.

Hingga pukul 21.00, proses pemeriksaan masih berlangsung. Informasi yang diterima dari internal Polres Bangkalan, ada enam orang yang dimintai keterangan. Salah satunya, pimpinan Pasar Blega.

(mr/daf/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia