Rabu, 13 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

DPK Surati Anggota Belum Kembalikan Buku

12 Oktober 2019, 15: 37: 42 WIB | editor : Abdul Basri

TAMBAH WAWASAN: Pengunjung berada di ruang baca perpustakaan Sumenep kemarin.

TAMBAH WAWASAN: Pengunjung berada di ruang baca perpustakaan Sumenep kemarin. (JUNAIDI PONDIYANTO/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Keterlambatan anggota perpustakaan mengembalikan buku jadi tugas tambahan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sumenep. Sebab, ada 1.784 anggota yang belum menepati kewajibannya tersebut.

Kepala DPK Sumenep Ahmad Masuni menegaskan, instansinya akan mengirimkan surat permohonan pengembalian buku kepada anggota yang telat mengembalikan. Surat ditujukan sesuai dengan alamat anggota yang terdata di perpustakaan.

Surat tersebut untuk anggota yang keterlambatannya lebih dari tiga bulan. Pada tahap awal, akan disebar 50 surat untuk anggota sebagai sampel. Mengingat, inisiatif ini baru dilakukan pertama.

Kemuadian, apabila penyebaran dinilai kurang, pihaknya akan mendatangi rumah anggota tersebut. ”Kami akan datangi ke rumahnya untuk bersilaturahmi, sekalian menyampaikan dengan baik agar buku segera dikembalikan,” ungkap Masuni kemarin (11/10).

Langkah tersebut wajar. Sebab, menurut dia, anggota perpustakaan bukanlah malaikat yang tidak bisa salah. Mereka tidak mengembalikan belum tentu karena niat mengambil, bisa saja karena sibuk yang akhirnya tidak sempat mengembalikan.

Saat ini ada 1.784 orang terlambat mengembalikan buku. Berdasar jumlah tersebut, buku yang belum dikembalikan dipastikan lebih. Sebab, setiap orang tidak hanya meminjam satu buku.

Sementara ini, tidak diberlakukan sanksi denda bagi yang terlambat mengembalikan buku. Mereka hanya tidak diperbolehkan meminjam buku lagi selama seminggu. Sebab, belum ada aturan yang mendasari untuk diberlakukan denda.

Perlu diketahui, buku yang dikelola perpustakaan Sumenep berjumlah 78.876. Di antaranya, 35.004 buku di dalam perpustakaan Sumenep dan 12. 623 buku untuk perpustakaan keliling. Kemudian, untuk perpustakaan perwakialan 6.420 buku di Kecamatan Kalianget, 5.561 buku di Kecamatan Guluk-guluk, 5.975 buku di Kecamatan Talango, 2.544 buku di Kecamatan Dasuk, dan 2.301 di Kecamatan Manding. (c3)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia