Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Bidan dan Perawat Sukwan Overload

11 Oktober 2019, 02: 20: 59 WIB | editor : Abdul Basri

SERIUS: Sekretaris Dinkes Bangkalan Rasuli menandatangani berkas di ruang kerjanya kemarin.

SERIUS: Sekretaris Dinkes Bangkalan Rasuli menandatangani berkas di ruang kerjanya kemarin. (ZAINURI/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Bidan dan perawat sukarelawan (sukwan) di Bangkalan overload. Bahkan, jumlahnya jauh melebihi bidan dan perawat yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS).

”Tenaga kesehatan yang sukwan, baik bidan maupun perawat, sebanyak 1.278 orang. Sedangkan yang PNS berjumlah 934 orang,” kata Sekretaris Dinas Kesahatan (Dinkes) Bangkalan Moh. Rasuli Rabu (9/10).

Bidan dan perawat yang berstatus sukwan tersebut tersebar di 22 puskesmas di Bangkalan. ”Kalau yang magang di dinkes ada 20 orang,” sebutnya.

Bidan dan perawat yang memiliki SK pegawai tidak tetap (PTT) mendapatkan honor. Sedangkan yang sukwan atau magang tidak mendapatkan tunjangan. Jumlah perawat di poskesdes yang berstatus PTT sebanyak 93 orang.

”Yang sukwan tidak dapat apa-apa. Mereka menerapkan ilmunya agar tidak hilang. Bayarannya sukarela. Sebenarnya kasihan, tapi mau bagaimana lagi,” ucapnya.

”Honor perawat PTT per bulan Rp 1.450.000 yang dapat dari bantuan keuangan (BK) pemerintah provinsi, ditambah Rp 435.000 dari pemkab. Jadi, total Rp 1.885.000 per orang,” urai Rasuli. (c1)

(mr/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia