Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Garam Rakyat Murah, Pemerintah di Mana?

08 Oktober 2019, 02: 45: 59 WIB | editor : Abdul Basri

PERAS KERINGAT: Syaiful dan istrinya mengangkut garam yang sudah dipanen ke tepi jalan di tambak garam Desa Gili Barat, Kecamatan Kamal, kemarin.

PERAS KERINGAT: Syaiful dan istrinya mengangkut garam yang sudah dipanen ke tepi jalan di tambak garam Desa Gili Barat, Kecamatan Kamal, kemarin. (ZAINURI/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Harga garam rakyat di petani dibanderol Rp 500 per kilogram. Harga itu tidak ideal karena biaya produksi garam cukup tinggi. Untuk membeli geomembran saja, petani garam di Desa Gili Barat, Kecamatan Kamal, menghabiskan puluhan juta rupiah.

Syaiful Basri, 51, petani garam asal Desa Gili Barat mengatakan, biaya untuk memproduksi garam cukup mahal. Tapi, harga garam rakyat malah murah. ”Padahal kualitas garam kami sudah standar,” katanya kemarin (7/10).

”Kami produksi sendiri dan kami jual sendiri. Tidak ada campur tangan pemerintah,” sambungnya saat ditemui di gubuk kecil tempat berteduh di tengah lahan pegaraman.

Di tempat terpisah, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengaku bersinergi dengan para ketua paguyuban petani garam. Tujuannya, membantu petani melakukan mediasi dengan pengusaha garam.

”Selama ini pengusaha-pengusaha garam, tengkulak, maupun pabrik menilai garam yang diproduksi petani kurang bagus. Itu diungkapkan waktu mediasi di Sampang,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta semua bupati memaksimalkan komitmen yang sudah dibangun dengan para pengusaha garam. Diharapkan pengusaha menyerap garam rakyat dengan harga yang layak.

”Komitmen yang dibangun di Sampang lebih dioptimalkan, sehingga bisa cepat melakukan hilirisasi dan meningkatkan kualitas garam Madura. Nantinya akan mempengaruhi kenaikan harga garam,” ujar Khofifah, Minggu (6/10) di Pendapa Agung Bangkalan. (c1)

(mr/hud/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia