Minggu, 15 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Sembilan Bulan, 80 Orang Meninggal Usai Kecelakaan di Bangkalan

07 Oktober 2019, 21: 24: 20 WIB | editor : Haryanto

SIBUK: Suasana di kantor unit lakalantas.

SIBUK: Suasana di kantor unit lakalantas. (Chitrani Nurindraty/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Masyarakat pengendara di Bangkalan harus hati-hati. Sebab, jumlah pengguna jalan yang meregang nyawa usai Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) selama Juli-September sebanyak 21 orang.

Berdasar data yang dihimpun RadarMadura.id, jumlah kecelakaan lalu lintas selama Juli-September ada 52 perkara. Pengguna jalan yang mengalami luka berat 33 orang dan luka ringan 36 orang.

"Angka kecelakan pada Agustus sempat mengalami kenaikan. Tapi, kembali menyusut pada September," ujar Kanit Lakalantas Satlantas Polres Bangkalan, Iptu Didit Permadi.

Menurut Didit, jumlah lakalantas mulai Januari-September tercatat 164 perkara. "Rinciannya 80 orang meninggal, 89 orang luka berat dan 128 orang luka ringan," imbuhnya.

Dijelaskan, ada beberapa lokasi di Bangkalan yang menjadi titik rawan lakalantas. "Seperti di akses Suramadu tepatnya di Desa Morkepek, Jalan Kamal-Kalianget dan Jalan Raya  Dumajah, Kecamatan Tanah Merah,” terangnya.

Didit Permadi menambahkan, penyebab lakalantas beragam. Bisa karena kelalaian pengendara atau melanggar rambu-rambu lalu lintas. "Kami sudah memasang papan himbaua. dan gencar sosialisasi ke sekolah-sekolah," pungkasnya. (Chitrani Nurindraty)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia