Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Madura Events

Madura Awards Kembali Dihelat, Desa Inovatif Masuk Penilaian

07 Oktober 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Abdul Basri

UNTUK MADURA: Direktur JPRM Abd. Aziz (kanan) memimpin rapat persiapan Madura Awards 2019 di kantor pusat JPRM di Jalan Soekarno-Hatta 99, Bilaporah, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jumat (4/10).

UNTUK MADURA: Direktur JPRM Abd. Aziz (kanan) memimpin rapat persiapan Madura Awards 2019 di kantor pusat JPRM di Jalan Soekarno-Hatta 99, Bilaporah, Kecamatan Socah, Bangkalan, Jumat (4/10). (SUTRISNO/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Event spektakuler Madura Awards kembali digelar tahun ini. Sebagai bentuk kepedulian, Jawa Pos Radar Madura (JPRM) akan memberikan sejumlah penghargaan. Semua itu dilakukan dalam rangka mendukung percepatan pembangunan dan menciptakan pelayanan publik yang prima.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Madura Awards akan diberikan berdasar tiga item penilaian. Pertama, penghargaan berdasarkan penilaian prestasi. Meliputi kabupaten paling berprestasi, organisasi perangkat daerah (OPD) menonjol dalam pelayanan publik, kecamatan menonjol dalam pelayanan publik, dan desa paling inovatif.

Penilaian berdasar prestasi ini dilakukan secara objektif oleh wartawan JPRM dan dosen dari perguruan tinggi di Madura. Seleksi kabupaten berprestasi didasarkan pada banyaknya penghargaan yang diterima Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep selama 2019.

Penilaian OPD menonjol dalam pelayanan publik berdasar pada program, inovasi, dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program instansi tersebut. Program dan inovasi yang dinilai itu hanya yang dijalankan selama 2019. Poin penilaian ini dititikberatkan pada kepuasan masyarakat terhadap kinerja aparatur OPD.

Demikian juga penilaian kecamatan menonjol dalam pelayanan publik. Program, inovasi, dan partisipasi masyarakat jadi poin utama. Pada gilirannya, demi kepuasan masyarakat terhadap kinerja dan pelayanan aparatur kecamatan.

Yang tak kalah menarik adalah penilaian desa paling inovatif. Penghargaan ini diberikan, salah satunya untuk mendorong pemerintah desa dalam memajukan daerah melalui program dan inovasi masing-masing.

”Kita tahu anggaran pemerintah untuk desa sangat besar. Karena itu, penilaian ini sekaligus untuk mengukur seberapa jauh pemerintah memajukan desa,” terang Direktur JPRM Abd. Aziz dalam rapat persiapan Madura Awards 2019 di Bangkalan, Jumat (4/10).

Kedua, penilaian pembaca terhadap sosok yang dibagi dalam lima kategori. Meliputi pejabat publik terpopuler, tokoh muda terpopuler, pegiat pendidikan, perempuan inspiratif, dan tokoh politik terpopuler. Semua figur itu ditentukan dan dipilih oleh pembaca JPRM.

Sosok yang masuk kategori pejabat publik adalah mereka yang nenduduki jabatan di pemerintahan dan di luar pemerintahan. Figur tokoh muda dibatasi umur paling tua 40 tahun. Sementara yang dimaksud pegiat pendidikan adalah mereka yang aktif di dunia pendidikan, baik formal maupun nonformal yang memiliki sumbangsih terhadap kemajuan pendidikan.

Pembaca juga bisa menentukan dan memberikan dukungan kepada perempuan inspiratif. Yakni, mereka yang memberikan pengaruh berupa semangat dan kekuatan untuk melakukan sesuatu sehingga menjadi panutan bagi perempuan yang lain. Kategori lain yang dinilai berdasar dukungan pembaca adalah tokoh politik.

”Silakan tentukan dan dukung sosok pilihan sesuai kategori masing-masing. Caranya mudah, isi kolom pada balot yang tersedia di halaman belakang JPRM,” jelas Kepala Event JPRM Moh. Sugianto selaku penanggung jawab Madura Awards.

Setelah diisi, balot digunting, dan masukkan ke kotak khusus yang tersedia di kantor JPRM masing-masing kabupaten. Alamat kantor JPRM Bangkalan di Jalan Soekarno-Hatta 99, Bilaporah, Kecamatan Socah. Di Sampang di Jalan Jamaluddin 88/B. Kantor JPRM Biro Pamekasan di Jalan Kabupaten 106. Sedangkan kantor JPRM Biro Sumenep di Jalan Teuku Umar 48, Pandian.

”Semakin banyak dukungan pembaca, semakin besar peluang figur yang didukung untuk mendapat penghargaan,” imbuh Sugik.

Ketiga, anugerah khusus yang diberikan oleh JPRM. Seleksi dan penilaian didasarkan pada keberhasilan tokoh tertentu yang dinilai memberikan inspirasi bagi masyarakat Madura secara umum. Bobot ketokohan dan sumbangsih kepada Madura secara nyata menjadi pertimbangan.

”Bisa jadi penghargaan ini akan diberikan kepada lebih dari dua orang. Nantikan malam anugerah Madura Awards 2019,” kata GM JPRM Moh. Tojjib.

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia