Rabu, 13 Nov 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Raih WTP berkat Kerja Keras Semua Lini

03 Oktober 2019, 03: 41: 44 WIB | editor : Abdul Basri

MEMBANGGAKAN: Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron disaksikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan pemberian opini WTP di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, kemarin.

MEMBANGGAKAN: Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron disaksikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan pemberian opini WTP di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, kemarin. (HUMAS PEMKAB FOR RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) 2018 dari BPK RI diserahkan kemarin (2/10). Pemkab Bangkalan, Pemkab Pamekasan, dan Pemkab Sumenep meraih prestasi penghargaan bergengsi itu di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Penghargaan kepada Pemkab Bangkalan diterima Bupati Abdul Latif Amin Imron disaksikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Pemberian opini WTP ini baru kali pertama selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Salak. Pada 2018 Ra Latif juga menerima pemberian opini WTP. Tetapi, hal itu atas kinerja bupati sebelumnya. Karena, yang dinilai LKPD 2017.

Ra Latif bersyukur dan bangga karena kembali meraih opini tertinggi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut dia, opini WTP dari BPK merupakan bukti akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme Pemkab Bangkalan dalam mengelola anggaran, yang dapat dijadikan pemacu mewujudkan masyarakat Bangkalan yang religius dan sejahtera. ”Harus dijadikan modal besar untuk terus tertib dalam mengelola keuangan ke depan,” ujarnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada jajaran eksekutif yang mengelola anggaran dengan sangat baik. Juga kepada legislatif yang menjadi mitra kerja. ”Termasuk juga masyarakat Bangkalan dan insan pers. Kami mohon dukungan semua pihak,” ucapnya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu berharap opini WTP dari BPK ini terus
dipertahankan hingga masa berakhir masa jabatan sebagai bupati. Sebab, salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah mendapatkan opini WTP. ”Dengan tekad dan kerja sama yang baik, saya yakin itu bisa diraih. Saya juga ingin selama menjabat sebagai bupati, opini WTP terus diraih tiap tahun,” tuturnya.

Pj Sekkab Bangkalan Setijabudhi mengatakan, pemberian opini WTP ini bisa jadi motivasi untuk organisasi perangkat daerah meningkatkan kinerja. Terutama dalam pengelolaan keuangan dan program kegiatan. ”Mari kita tingkatkan kinerja supaya cita-cita bersama ini terwujud,” pungkasnya.

Sementara itu, penghargaan kepada Pemkab Sumenep diterima Wabup Sumenep Achmad Fauzi. Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras dan mendukung. Di antaranya eksekutif, meliputi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan legislatif.

Menurut dia, penghargaan tersebut tidak akan bisa diraih tanpa soliditas dan sinergitas eksekutif, legislatif, dan dukungan masyarakat serta semua pihak. Penghargaan tersebut merupakan capaian yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan. ”Penghargaan ini harus dijadikan pemicu motivasi untuk menjadi lebih baik ke depannya,” kata bupati dua periode itu.

Mantan ketua DPRD Sumenep ini juga berpesan agar ke depan semua pihak terus solid. Masyarakat maupun stakeholder, salah satunya dari unsur wartawan. ”Ketika ada permasalahan di bawah kami bisa mengetahui langsung melalui pemberitaan. Itu bagian dari cara kami menyerap aspirasi dan membuat kebijakan,” pungkasnya.

(mr/daf/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia