Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Menuju PT Tiga Indikator UTM Wisuda Ribuan Mahasiswa

30 September 2019, 14: 49: 24 WIB | editor : Abdul Basri

BERJUBEL: Wisudawan dan tamu undangan ketika menghadiri acara wisuda kampus UTM ke-26 Sabtu (28/9).

BERJUBEL: Wisudawan dan tamu undangan ketika menghadiri acara wisuda kampus UTM ke-26 Sabtu (28/9). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar Wisuda Program Magister, Sarjana, dan Diploma Semester Genap Tahun Akademik 2018/2019. Rapat terbuka senat tersebut berlangsung dua hari, Sabtu dan Minggu (28–29/9) di Gedung Pertemuan.

Wisuda kali ini diikuti 2.025 wisudawan. Pada Sabtu (28/9) diikuti 1.016 wisudawan. Yakni, Fakultas Ilmu Hukum 211 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 125 orang, Fakultas Pertanian 126 orang, dan Fakultas Teknik 51 orang. Kemudian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) 150 orang, Fakultas Ilmu Pendidikan 257 orang, dan Fakultas Keislaman 96 orang.

Pada Minggu (29/9) 1.009 wisudawan. Terdiri atas Fakultas Ekonomi dan Bisnis 196 orang, Fakultas Pertanian 176 orang, Fakultas Teknik 115 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) 169 orang, Fakultas Ilmu Pendidikan 285 orang, dan Fakultas Keislaman ada 68 orang.

VISIONER: Rektor UTM Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si. saat memberikan sambutan.

VISIONER: Rektor UTM Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si. saat memberikan sambutan. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Rektor UTM Dr. Drs. Ec. H. Muh. Syarif, M.Si. menyampaikan, pada wisuda ke-26 ini diharapkan peningkatan kualitas kompetensi. Pihaknya memulai peningkatan kualitas tata kelola dalam pengembangan proses kualitas pembelajaran dan inovasi. ”Kami sudah memulai menuju kepada perguruan tinggi (PT) yang punya indikator kualitas, indikator inovatif, dan indikator mandiri,” ujarnya.

”Mandiri itu termasuk sampai akhir periode kami BLU (badan layanan umum) bisa dicapai,” imbuhnya. Maka dari itu, pria asal Sampang itu berharap, ilmu, kemampuan, dan skill yang diperoleh di kampus, baik hard skill maupun soft skill dan kolaborasi itu bisa memberikan satu modal kompetensi bagi lulusan.

Dengan demikian, lulusan UTM mampu berinteraksi dengan masyarakat dan dunia kerja. ”Juga bisa berinteraksi dengan kegiatan-kegiatan di masyarakat. Serta bisa memberikan contoh teladan lulusan UTM itu akhlakul karimah,” harapnya.

Karena itu, tegas Syarif, pihaknya akan meningkatkan kualitas karakter mahasiswa sampai lulusan. Saat ini pihaknya sudah membuat kurikulum peningkatan karakter mahasiswa. Pihaknya juga berharap lulusan UTM segera mendapatkan pekerjaan sesuai dengan harapan.

”Sehingga, bisa memberikan kontribusi yang konkret dan bermanfaat bagi bangsa, negara, dan masyarakat,” tutupnya. 

(mr/rul/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia