Selasa, 10 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Boby Ganti Rama, Budi Ganti Didit

Kapolda Instruksikan Tingkatkan Kinerja

24 September 2019, 05: 45: 59 WIB | editor : Abdul Basri

TEGAS: Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra (kanan) berjabat tangan dengan mantan Kapolres Bangkalan AKB Boby Pa’ludin Tambunan di Gedung Mahameru Mapolda Jatim kemarin.

TEGAS: Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra (kanan) berjabat tangan dengan mantan Kapolres Bangkalan AKB Boby Pa’ludin Tambunan di Gedung Mahameru Mapolda Jatim kemarin. (DARUL HAKIM/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Penyegaran dilakukan di internal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebanyak 32 perwira Polda Jawa Timur dimutasi kemarin (23/9). Termasuk Kapolres Bangkalan yang sebelumnya dijabat AKBP Boby Pa’ludin Tambunan.

Saat ini Boby menjabat Kapolres Jombang, sedangkan tongkat komando Kapolres Bangkalan beralih ke tangan AKBP Rama Samtama Putra. Sebelumnya, Rama menjabat kepala sub direktorat (Kasubdit) III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur. Sertijab puluhan perwira itu berlangsung di Gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Rama akan melihat program Kapolres sebelumnya. Dukungan dari tokoh ulama dan tokoh masyarakat akan dilanjutkan. Sebelum menentukan target, pihaknya akan melihat dan menganalisis kondisi Bangkalan. ”Terutama, daerah rawan begal yang cukup bagus ditangani Kapolres lama. Itu akan kami lanjutkan supaya tidak muncul lagi,” katanya kepada RadarMadura.id kemarin.

SUKSES: Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman didampingi istri berjabat tangan dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan dalam sertijab kemarin.

SUKSES: Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman didampingi istri berjabat tangan dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan dalam sertijab kemarin. (HUMAS POLRES FOR RadarMadura.id)

Perwira menengah berpangkat dua melati emas di pundaknya itu menambahkan, daerah peredaran narkoba akan dibuat strategi untuk disapu bersih. Semua itu perlu dukungan masyarakat. ”Yang menjadi prioritas memang kriminal dan gerbong narkoba,” imbuhnya.

Sementara itu, tiga hari lagi AKBP Budi Wardiman meninggalkan kursi jabatan Kapolres Sampang. Posisinya bakal digantikan AKBP Didit Bambang Wibowo yang sebelumnya menjabat Kapolres Trenggalek.

Kamis (26/9) dua perwira dengan pangkat dua melati emas di pundaknya itu akan mengikuti acara pisah sambut di halaman Mapolres Sampang. Perwira dari satuan Brimob yang akrab disapa Komandan Budi itu akan mengemban tugas baru di Polda Maluku sebagai Wadansat Brimob.

Lulusan Akpol 1997 itu menjabat sebagai Kapolres Sampang sekitar 20 bulan. Banyak kenangan, pengalaman, pelajaran, dan ilmu yang didapat di Kota Bahari. ”Sangat berkesan,” kata Budi kemarin (23/9).

Menurut dia, Sampang adalah kota kecil yang sangat unik dengan berbagai macam adat dan kebudayaan. Satu kunci sukses memimpin daerah ini yaitu komunikasi dan koordinasi dengan semua elemen.

Selama ini, pihaknya sudah mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan optimal dengan menciptakan wilayah yang kondusif, aman, dan tenteram. Semua itu berkat komunikasi, koordinasi, dan kerjasama semua pihak.

”Pengalaman pesta demokrasi yang paling berkesan dan tak terlupakan adalah saat saya bertugas di Sampang. Semoga ini tidak terjadi lagi di kepemimpinan berikutnya,” doanya. Budi berharap, seluruh masyarakat terus menjaga kondusivitas dan keamanan serta kenyamanan wilayah. Dengan demikian, visi dan misi Sampang Hebat Bermartabat tercapai dengan sempurna.

”Potensi Sampang cukup tinggi untuk mendatangkan investor dari luar. Karena itu, mari ciptakan kepercayaan publik bahwa wilayah Sampang aman dan kondusif. Saya yakin akan banyak investor yang masuk,” ujarnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan bersyukur mutasi saat ini semuanya mendapat eselon yang lebih tinggi. Dia mengucapkan terima kasih kepada Kapolri yang memperhatikan khusus jajaran Polda Jawa Timur. Dengan demikian, pejabat utama naik Kombes dan Kapolres naik eselonnya setingkat lebih tinggi.

Jenderal polisi berpangkat tiga bintang di pundaknya itu menambahkan, mutasi itu merupakan pemberian reward dari Kapolri dengan pengamanan pilpres dan pengamanan lain di Jawa Timur yang cukup aman. Banyak prestasi yang diraih Jawa Timur. ”Kami berharap kepada perwira kami supaya perwira lain kinerjanya lebih baik lagi dan baru kali ini dari 32 orang yang dimutasi eselonnya naik,” imbuh Luki. 

(mr/rul/rus/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia