Sabtu, 07 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Bawa Kabur Sepeda Motor Pemuda Nyaris Diamuk Massa

23 September 2019, 02: 25: 53 WIB | editor : Abdul Basri

TERCIDUK: Ainol Yakin, warga Pulau Mandangin diamankan oleh anggota Polsek Camplong seusai ditangkap warga kemarin.

TERCIDUK: Ainol Yakin, warga Pulau Mandangin diamankan oleh anggota Polsek Camplong seusai ditangkap warga kemarin. (KAPOLSEK CAMPLONG FOR RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Ainol Yakin, warga Pulau Mandangin, Kota Sampang hampir menjadi bulan-bulanan massa. Pemuda 28 tahun itu kepergok mencuri Honda CB150 warna putih bernopol M 4223 PN kemarin (22/9) sekitar pukul 07.00.

Sepeda motor tersebut milik Ainal Yakin, 22, warga Desa Tambaan, Kecamatan Camplong. Saat kejadian, mesin sepeda motor korban sedang dipanasi di halaman rumahnya karena hendak berangkat mengantarkan istri belanja ke pasar. Motor tersebut ditinggal masuk ke rumah dalam keadaan menyala untuk menjaga anaknya.

Tak berselang lama, dia mendengar motornya digas. Dia langsung bergegas keluar dan melihat sepeda motornya raib. Ternyata, sudah dinaiki oleh orang tak dikenal keluar gang. Sontak, korban langsung berteriak sambil mengejar pria yang berpakaian layaknya ustad itu. Yaitu, berkopiah putih, baju putih, dan sarung warna ungu.

”Pelaku tertangkap oleh warga saat hendak keluar gang,” kata Kapolsek Camplong Iptu Tomo.

Pelaku tertangkap setelah motor curiannya mati saat keluar gang. Menurut dia, pelaku kemungkinan panik karena banyak warga yang mengejarnya. Sebelum dihakimi massa, anggotanya langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan pelaku.

Dalam menjalankan aksi, pelaku berpenampilan seperti ustad. Itu merupakan modus baru di wilayahnya. Perwira pertama dengan dua balok emas di pundaknya itu meminta warga waspada. Yakni, tidak meninggalkan sepeda motor dalam kondisi mesin menyala.

Menurut dia, sepeda motor harus dicabut kontaknya dan dipastikan terkunci saat mau ditinggalkan. ”Pelaku saat ini ditahan di polsek. Kami lakukan penyelidikan dan pemeriksaan. Siapa tahu pelaku tak sendirian,” pungkasnya.

(mr/rus/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia