Minggu, 15 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Ketua PW NU Jawa Timur: Bagaimana Pun Keadaannya, Emas Tetaplah Emas

18 September 2019, 07: 49: 20 WIB | editor : Haryanto

SEDIH: Bupati Bangkalan (kanan) bersama Ra Ibong.

SEDIH: Bupati Bangkalan (kanan) bersama Ra Ibong. (Chitrani Nurindraty/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Wafatnya KH. Fuad Amin Imron masih menyisakan lara yang mendalam. Tidak hanya keluarga, tapi juga warga Kota Salak. Sebab, almarhum merupakan tokoh nasional yang disegani dan ditakdzimi.

R. Imron Amin atau Ra Ibong, salah satu adik almarhum menyatakan sangat sedih. Sebab, kehilangan sosok yang selama ini dianggap sebagai orang tua dan panutan.

"Beliau (almarhum KH. Fuad Amin Imron, Red) adalah guru, orang tua bagi kita semua. Beliau banyak mengajarakan hal-hal yang sangat bermanfaat. Khususnya bagi masyarakat Bangkalan," ucapnya.

PEDULI:  Ketua PW NU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar.

PEDULI: Ketua PW NU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar. (Chitrani Nurindraty/RadarMadura.id)

Menurut Ra Ibong, pesan yang paling diingat adalah, anjuran untuk saling tolong menolong sesama tanpa ada rasa pamrih. "Kata beliau, menolong itu tidak boleh pilih-pilih. Kita harus berbuat baik kepada siapa," imbuhnya.

Kesedihan mendalam juga dirasakan Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron. "Beliau sangat peduli dan perhatian. Bahkan saat sakit, menyempatkan diri menelefon Gubenur Jawa Timur Khofifah Indra Parawangsa," terangnya.

Saat menelefon Gubenur Jawa Timur, kata bupati, almarhum minta Khofifah Indar Parawansa membimbing Bupati Bangkalan. Itu untuk mengawal dan membangun serta menyejahterakan masyarakat.

"saya masih mudah, dan saya harus banyak mencari masukan serta pengalaman kepada beliau (Gubernur Jawa Timur, Red)," paparBupati Bangkalan.

Ketua PW NU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar mengingatkan kepada seluruh masyarakat berhati-hati dengan orang yang mendapat karomah.  "Beliau mendapat karomah. Banyak masyarakat yang mendoakan. Bagaimana pun keadaannya, emas tetaplah emas," pungkasnya. (Chitrani Nurindraty)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia