Minggu, 15 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Hakim Tunda Vonis Pencabul Anak

18 September 2019, 03: 00: 07 WIB | editor : Abdul Basri

TEGANG: Terdakwa kasus dugaan pencabulan pada tiga anak duduk di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Sampang kemarin.

TEGANG: Terdakwa kasus dugaan pencabulan pada tiga anak duduk di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Sampang kemarin. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Vonis terhadap Sundakir, 54, warga Demak, Jawa Tengah, terdakwa dugaan pencabulan pada tiga anak, gagal dibacakan kemarin (17/9). Sebab, satu majelis hakim tak bisa mengikuti sidang pembacaan putusan yang dijadwalkan pukul 12.30 itu karena sakit.

Keluarga tiga anak korban dugaan pencabulan penjual pentol itu sudah lama menunggu di Pengadilan Negeri (PN) Sampang. Mereka pun mengaku kecewa karena pembacaan putusan ditunda.

”Kecewa itu pasti karena kami berangkat ke sini sejak pagi. Ternyata, sidangnya ditunda,” kata MO (inisial), 34, salah seorang keluarga korban dari Kecamatan Karang Penang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sampang Anton Zulkarnaen menjelaskan, sidang putusan kasus tersebut akan digelar kembali pada 24 September.

Menurut Anton, penundaan sidang disebabkan satu hakim tak bisa hadir karena alasan sakit. Dengan begitu, majelis hakim tak bisa membacakan putusan atas terdakwa. ”Hakimnya sakit. Jadi, sidang ditunda minggu depan,” terangnya

Dia menjelaskan, agenda sidang sebelumnya adalah pembacaan pleidoi atau pembelaan terdakwa. Mestinya, kemarin agenda sidangnya adalah pleidoi dari korban. Tetapi, pihaknya langsung dijawab melalui lisan. ”Semoga minggu depan tidak ada halangan sehingga sidang vonis berjalan lancar,” harapnya.

Ketua Majelis Hakim PN Sampang Irianto Prijatna Utama menegaskan, satu hakim tidak bisa menghadiri sidang karena sakit. Surat keterangan sakit dari dokter dan rumah sakit ada.

”Ada surat keterangannya. Jadi, satu hakim memang izin sakit. Makanya, sidang putusan ini tidak bisa kami bacakan,” tegasnya.

 

(mr/rus/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia