Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Sumenep

Keberadaan Arsip Sejarah Belum Jelas

17 September 2019, 03: 37: 54 WIB | editor : Abdul Basri

MEMBERI KETERANGAN: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Ahmad Masuni ketika memberi keterangan di ruang kerjanya kemarin

MEMBERI KETERANGAN: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Ahmad Masuni ketika memberi keterangan di ruang kerjanya kemarin (JUNAIDI PONDIYANTO/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Keberadaan arsip sejarah di Sumenep belum bisa dipastikan. Padahal, dari sisi sejarah, Sumenep memiliki keunikan tersendiri karena memiliki keraton. Namun, sejauh ini belum ada kejelasan di mana arsip-arsip sejarah itu berada.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sumenep Ahmad Masuni menerangkan, selain arsip pemerintahan, juga sangat penting untuk dilakukan pendataan terhadap keberadaan arsip sejarah. Dengan begitu, arsip sejarah bisa berada di satu tempat yang terlindungi.

Pihaknya baru akan memulai untuk mencari setelah pembangunan gedung depo kearsipan selasai. Sementara ini, tidak satu pun arsip sejarah dan arsip kebudayaan ada di DPK. Menjadi sangat ironi ketika warga Sumenep tidak mengetahui arsip-arsip sejarahnya.

”Tidak ada sama sekali. Arsip sejarah belum ada sama sekali. Kalau buku-buku kontennya seperti buku sejarah itu ada di perpustakaan,” jelasnya.

Semua kearsipan tentang potensi daerah Sumenep akan berusaha dicari. Metodenya yakni dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang diperkirakan mengetahui tentang arsip-arsip keraton. Kemudian, akan diminta untuk dikumpulkan di gedung depo arsip bersama arsip pemerintahan saat ini.

Selain arsip sejarah, Masuni menyampaikan, arsip pemerintahan akan disesuaikan dengan Undang-Undang Republik Indonesia 43/2009 tentang Kearsipan. Sementara arsip pemerintahan masih ditangani OPD masing-masing karena keterbatasan tempat.

Arsip harus disimpan di tempat yang aman agar ketika dibutuhkan mudah ditemukan. Arsip sebagai rekaman kerja pemerintahan. Jadi pengelola harus berbekal pengetahuan kearsipan. Selama ini instansinya melakukan sosialisasi tentang pengelolaaan arsip pada setiap OPD, termasuk sampai tingkat kecamatan. (c3)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia