Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

OPD Enggan Setorkan Arsip

17 September 2019, 03: 28: 23 WIB | editor : Abdul Basri

HARUS JUJUR: Pengendara melintas di kantor Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Jalan Jokotole kemarin.

HARUS JUJUR: Pengendara melintas di kantor Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Jalan Jokotole kemarin. (ONGKY ARISTA UA/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Tiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus menyerahkan arsip ke dinas perpustakaan dan kearsipan daerah. Hal itu tertuang dalam Undang-Undang (UU) 43/2009 tentang Kearsipan. Namun, aturan tersebut tidak diikuti.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, dinas perpustakaan kesulitan menarik arsip di tiap OPD. ”Mereka khawatir, kita dianggap akan memeriksa berkas-berkas tersebut,” kata Kasi Akuisisi dan Pengolahan Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pamekasan Nurhidayati Rasuli kemarin (16/9).

Menurut Nurhidayati Rasuli, pengarsipan tersebut sebenarnya untuk mengamankan. Dia menegaskan, pihaknya tidak akan memeriksa berkas apa pun dari OPD yang masuk di gudang arsip. ”Nanti kita hanya mendata, kemudian merapikan isinya,” terang perempuan berkerudung itu.

Pihaknya menyayangkan OPD yang tidak berkenan memberikan arsip. Padahal, itu sesuai aturan. ”Disetor di sini lebih aman, ketimbang diikat sembarangan di kantornya dengan akad titip di sini,” lanjut perempuan yang akrab disapa Ida tersebut.

Dijelaskan, jika nanti berkas itu dibutuhkan, OPD terkait bisa langsung mendatangi gedung arsip. Pihaknya akan membantu proses pencariannya. ”Intinya kami tidak ada niatan untuk memeriksa,” katanya. (c2)

(mr/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia