Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Sampang

Kanstin Dermaga Taddan Bakal Dibongkar

15 September 2019, 04: 22: 46 WIB | editor : Abdul Basri

TIDAK NORMAL: Sebuah mobil pikap digunakan sebagai sandaran tangga Kapal Dharma Kartika III untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di pelabuhan Taddan, Camplong, Sampang, Kamis (12/9).

TIDAK NORMAL: Sebuah mobil pikap digunakan sebagai sandaran tangga Kapal Dharma Kartika III untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di pelabuhan Taddan, Camplong, Sampang, Kamis (12/9). (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Pelayaran perdana dari Pelabuhan Taddan, Sampang, Kamis (12/9), tidak berjalan lancar. Ramp door atau pintu rampa untuk memasukkan kendaraan ke dalam kapal tidak bisa dipasang di atas dermaga. Begitu pun tangga penumpang juga mengalami hal yang sama.

Bahkan, untuk tangga penumpang cukup menyita perhatian pengunjung. Pasalnya, untuk masuk ke kapal, otoritas pelabuhan bersama pihak kapal harus mendatangkan mobil pikap. Mobil tersebut dijadikan sandaran tangga agar penumpang bisa naik ke kapal.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Branta Edi Kuswanto mengatakan, kendala tersebut terjadi karena air sedang surut. Akibatnya, ramp door kapal milik Dharma Kartika III tidak bisa disandarkan. Jika air pasang, tidak akan ada kendala.

Fakor kedua, adanya kanstin di dermaga menjadi kendala. Karena itulah ke depan, kanstin tersebut akan dibongkar. Hanya, pembongkarannya masih perlu dirapatkan dengan berbagai pihak. Mengingat, bangunan tersebut milik negara.

”Itu aset negara. Kalau mau dibongkar, izin terlebih dahulu. Kamis depan rencananya akan dirapatkan dengan Dishub Sampang,” papar Edi kemarin (14/9). ”Kalau kanstin sudah dibongkar, ramp door bisa sandar,” tambahnya.

Pihaknya menganggap wajar atas ketidaknormalan itu. Sebab, pelabuhan tersebut belum waktunya dipakai. Terlebih, di pelabuhan ini belum tersedia ruang tunggu penumpang, kendaraan antar jemput ke dermaga, dan lain-lain.

”Kami akan terus berkoordinasi dengan stakeholder untuk mencari jalan keluar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Sampang Moh. Zuhri mengatakan, ada beberapa yang perlu dievaluasi. Segala kekurangan di pelabuhan tersebut akan dibenahi. Terlebih, Pelabuhan Taddan ini diharapkan menjadi pemacu pembangunan di Kota Bahari.

”Kamis ini kami akan merapatkannya. Tentu saja ini menjadi bahan evaluasi bagi perbaikan pelabuhan ke depan,” tukasnya.

(mr/mam/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia