Senin, 14 Oct 2019
radarmadura
icon featured
Features

Mengenal A. Fauzi, Kades Terpilih Desa Bungbaruh

Sempat Jadi Pengembala Kambing Serta Jurnalis

13 September 2019, 04: 55: 59 WIB | editor : Abdul Basri

SEMRINGAH: A. Fauzi (berkopiah) menemui rekan jurnalis di rumahnya di Dusun Berngerjet, Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, kemarin.

SEMRINGAH: A. Fauzi (berkopiah) menemui rekan jurnalis di rumahnya di Dusun Berngerjet, Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, kemarin. (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura.id)

Share this      

Pilkades serentak 2019 usai. Ada cerita menarik di balik pesta demokrasi lima tahunan itu. Salah satunya datang dari A. Fauzi, Kades terpilih Desa Bungbaruh.

TERIK menyelimuti Dusun Berngerjet, Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, kemarin (12/9). Kendaraan lalu-lalang.

Jawa Pos Radar Madura (JPRM) menuju rumah A. Fauzi. Sejumlah rekan jurnalis berada dalam satu rombongan. Kades terpilih itu tidak asing di mata rekan jurnalis. Sebab, dia masih aktif sebagai wartawan.

Puluhan warga pendukung berada di rumahnya. Aparat keamanan masih berjaga. Senyum khas sang tuan rumah menyapa. Raut wajahnya bahagia. Tanpa beban. Senyum berkali-kali tersungging.

Perjalanan hidup Fauzi penuh perjuangan. Dia tidak langsung duduk menjadi orang sukses. Karirnya dimulai dari bawah. Bahkan, titik terendah. Semasa mahasiswa, pria berkacamata itu sempat mengembala kambing.

Hasil kembala digunakan untuk biaya hidup sehari-hari. Penghasilannya dari pekerjaan itu lumayan. Namun, uang bukan tujuan kala itu. Dia bekerja sampingan hanya untuk menutupi kebutuhan biaya hidup.

Fauzi aktif di berbagai organisasi ekstra maupun intrakampus. Jiwa aktivisnya melekat dan mengantarkannya pada dunia jurnalis. Fauzi pernah memimpin organisasi profesi Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) selama dua periode.

Fauzi mengatakan, keputusan hijrah ke dunia politik atas dorongan visi besar. Yakni, ingin membawa perubahan di desa semakin baik. Kesejahteraan masyarakat menjadi prioritasnya dalam memimpin desa.

Cita-cita itu seiring dengan dukungan masyarakat serta kehendak Sang Pencipta. Hasilnya, pada pilakades serentak, Fauzi terpilih menjadi Kades. ”Alhamdulillah, terima kasih atas dukungan dari masyarakat,” katanya.

Fauzi berjanji, angan-angan memajukan desa akan langsung direalisasikan. Penataan desa demi kemakmuran masyarakat bakal dilakukan. Program kreatif dan inovatif akan diterapkan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.

Masalah yang terjadi di desa secara bertahap akan dibenahi. Dia meminta dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan niat luhur tersebut. ”Bismillah, saya bertekad membawa perubahan lebih baik untuk desa,” tandasnya.

Untuk diketahui, ada tiga calon yang bertarung di Pilkades Bungbaruh. Yakni, Muen dengan perolehan 887 suara, Djusub 1.120 suara, dan A. Fauzi dengan 1.341 suara. 

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia