Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Berita Kota

Bakal Terapkan Smart Card di Madura

12 September 2019, 03: 06: 24 WIB | editor : Abdul Basri

Fattah Jasin  Kepala Dishub Jatim.

Fattah Jasin Kepala Dishub Jatim. (BAHRUL ULUM/RadarMadura.id)

Share this      

SURABAYA – Empat kabupaten di Madura belum menerapkan smart card pengganti buku kir kendaraan bermotor. Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim menargetkan dua tahun ke depan semua kabupaten/kota menerapkan sistem tersebut.

Hal itu terungkap saat Dishub Jatim menggelar rapat koordinasi penerapan smart card sebagai pengganti dalam pelayanan pengujian berkala kendaraan bermotor dan pengawasan di jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, kemarin (11/9).

Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, baru tiga kabupaten yang menerapkan smart card. Yakni, Kabupeten Ponorogo, Sidoarjo, dan Banyuwangi. Sementara 35 kabupaten/kota lainnya belum. Termasuk Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin menyampaikan, Kementerian Perhubungan akan menerapkan smart card sebagai pengganti buku kir pada 2020. Smart card memuat data spesifikasi teknis kendaraan bermotor dan identitas pemiliknya.

Penggunaan smart card untuk menghindari kemungkinan terjadinya penyalahgunaan dalam pengujian kendaraan bermotor. Pasalnya, di lapangan sering ditemukan buku kir palsu.

”Dinas perhubungan kabupaten/kota harus mempersiapkan sarana dan prasarananya serta menyosialisasikan penggunaan smart card,” terangnya.

Pemerintah daerah memerlukan persiapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk menyediakan sarana, prasarana, dan penerbitan bukti lulus uji kir dalam bentuk smart card. Serta penyelenggaraan sistem informasi pelaksanaan pengujian berkala kendaraan bermotor.

Smart card sebagai pengganti buku kir juga berpengaruh pada pengawasan kendaraan bermotor di jalan. Unit pelaksana teknis pengelolaan prasarana perhubungan lalu lintas dan angkutan jalan (UPT P3 LLAJ) melaksanakan operasi keselamatan dan ketertiban secara berkala.

Unit pelaksana uji berkala kendaraan bermotor (UPUBKB) di kabupaten/kota menyelenggarakan pelayanan pengujian kendaraan bermotor kepada masyarakat. Tujuannya, pertama, memberikan jaminan keselamatan secara teknis terhadap penggunaan kendaraan bermotor di jalan.

Kedua, melestarikan lingkungan dari kemungkinan pencemaran yang diakibatkan oleh penggunaan kendaraan bermotor di jalan. Kemudian, memberi pelayanan kepada masyarakat.

Diterangkan, Jatim terdapat 42 UPUBKB dengan klasifikasi 41 UPUBKB telah terakreditasi dan 1 UPUBKB belum terakreditasi. Setiap unit pelaksana uji berkala kendaraan bermotor harus menyelenggarakan sistem informasi pelaksanaan pengujian berkala kendaraan bermotor.

Itu terintegrasi dengan pusat data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan unit pelaksana uji berkala kendaraan bermotor lainnya. Termasuk dengan Dishub Jatim, unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor, dan terminal angkutan barang.

”Pusat data berhak dan wajib memantau kegiatan uji berkala secara online. Sebagai amanat peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 133 Tahun 2015 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor,” paparnya.

Saat ini, masing-masing UPUBKB telah memiliki sistem informasi bersifat internal. Kemudian, akan diintegrasikan dengan Kementerian Perhubungan dalam rangka penerapan smart card.

Untuk itu, setiap UPUBKB harus terakreditasi, melakukan perubahan peraturan daerah, pengusulan anggaran, menyiapkan peralatan penunjang, dan memiliki sumber daya manusia (SDM) mumpuni. Lalu, proses integrasi, melakukan perjanjian kerja sama, dan mengusulkan kebutuhan smart card.

Pihaknya akan terus berupaya agar semua daerah menggunakan smart card. ”Bertahap. Mudah-mudahan dua tahun ke depan semuanya menggunakan smart card,” harapnya.

 ”Marilah kita terus komitmen untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Kita bangun jalinan kerja sama. Kekompakan sebagai bagian dari komponen pemerintah untuk kendaraan yang berkeselamatan,” tandasnya.

(mr/bam/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia