Sabtu, 07 Dec 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan
Serapan Anggaran Baru 50 Persen

Jika Waktu Mepet, Rawan Dikerjakan Asal-asalan

11 September 2019, 02: 05: 59 WIB | editor : Abdul Basri

LENGANG : Warga melintas di depan kios yang sedang dibangun di Pasar 17 Agustus kemarin.

LENGANG : Warga melintas di depan kios yang sedang dibangun di Pasar 17 Agustus kemarin. (MOH. ALI MUHSIN/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mendapatkan sorotan dari anggota dewan. Pasalnya, realisasi APBD 2019 lamban, yakni sekitar 50 persen.

”Saya menilai, kerja OPD (organisasi perengkat daerah) belum maksimal dalam merealisasikan serapan anggaran, sangat lamban,” kata Imam Khusairi kepada RadarMadura.id kemarin (10/9).

Dijelaskan, sampai saat ini masih banyak kegiatan proyek yang belum dikerjakan. Dia mendesak pemkab segera melaksanakan semua proyek yang sudah diprogramkan, termasuk yang belum lelang.

Menurut Khusairi, serapan anggaran baru Rp 1,1 triliun dari APBD 2019 Rp 2,1 triliun. Padahal, saat ini sudah memasuki akhir semester III. ”Kalau tidak segera dikebut, tidak mungkin selama tiga bulan realisanya tuntas,” terangnya.

Imam mengingatkan pemkab tidak mengulangi realisasi 2018. Saat itu banyak anggaran yang tidak terserap. Dia yakin jika tidak ada tekanan kepada OPD, realisasi anggaran 2019 tidak akan maksimal.

 ”Padahal, anggaran ini untuk rakyat, seharusnya tidak boleh ada sisa,” terangnya.

Pria asal Kecamatan Palengaan tersebut memastikan, jika kegiatan dikerjakan akhir tahun, kualitas akan dikesampingkan. Kontraktor akan mengebut pekerjaan itu agar tidak melebihi deadline.

”Nah, hal seperti ini yang seharusnya diantisipasi dan diperhatian oleh pemkab. Setiap tahun realisasi kegiatan banyak yang menumpuk di akhir tahun,” terangnya.

”Saya meminta agar pemkab segera merealisasikan anggarannnya. Saya juga minta kepada kontraktor memperhatikan kualitas,” pintanya.

Sementara itu, Sekkab Pamekasan Totok Hartono mengaku telah berkoordinasi dengan masing-masing kepala OPD agar segera merealisasikan anggaran. Sebagian kegiatan sudah dikerjakan, sebagian lagi masih dalam proses.

”Kami juga berkomitmen dan menginginkan seluruh pekerjaan berkualitas. Ini akan menjadi perhatian kita,” tukasnya.

(mr/sin/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia