Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Sampang
Pelabuhan Taddan Beroperasi

Alasan Pilkades, KUPP Alihkan Aktivitas Pelabuhan Branta

11 September 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Basri

CERAH: Petugas Pelabuhan Taddan Ainur Rafiq usai mengontrol pelabuhan kemarin.

CERAH: Petugas Pelabuhan Taddan Ainur Rafiq usai mengontrol pelabuhan kemarin. (IMAM S. ARIZAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Hari ini 91 desa di Pamekasan akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak. Salah satunya Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan. Dampak dari pilkades ini membuat Pelabuhan Branta harus dihentikan sementara waktu dan arus lalu lintas laut dialihkan ke Pelabuhan Taddan, Kecamatan Camplong.

RadarMadura.id mengunjungi Pelabuhan Taddan siang kemarin (10/9). Seperti hari-hari sebelumnya, pelabuhan yang berada di pinggir jalan nasional itu tak terlalu ramai. Hanya ada beberapa petugas yang ada di tempat itu.

”Kalau tadi pagi ada kapal bersandar di sini, tapi sekarang tidak ada,” kata salah satu petugas Pelabuhan Taddan Ainur Rafiq. ”Informasinya nanti sore ada lagi kapal yang bersandar di sini,” tambah pria yang berdomisili di Pamekasan itu.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Branta Edi Kuswanto mengatakan, sudah dua hari Pelabuhan Taddan beroperasi. Sengaja arus lalu lintas laut dialihkan ke Taddan demi menghormati pelaksanaan pilkades di Branta Pesisir.

Pihaknya ingin pesta demokrasi itu berjalan dengan lancar tanpa terganggu oleh aktivitas kepelabuhanan. ”Kami ingin menghormati pelaksanaan pilkades. Karena itulah, untuk sementara aktivitas Pelabuhan Branta kami alihkan ke Pelabuhan Taddan dulu hingga tahapan pilkades selesai,” katanya.

Sebenarnya, lanjut Edi, Pelabuhan Taddan sudah bisa beroperasi secara terus-menerus. Sebab, dokumen perizinannya sudah lengkap. Dengan demikian, aktivitas kepelabuhanan di Taddan sudah bisa beroperasi sebagaimana pelabuhan-pelabuhan lain pada umumnya.

Akan tetapi, rencana pengoperasian secara penuh belum dilakukan. Sebab menurutnya. pelabuhan ini akan diresmikan oleh Kementerian Perhubungan. Pihaknya masih berkoordinasi dengan kementerian perhubungan, kira-kira kapan waktu yang pas untuk proses launching.

Terlebih, Bupati Sampang Slamet Junaidi menginginkan agar Menteri Perhubungan langsung yang menghadiri peresmian Pelabuhan Taddan. Di samping itu, pelabuhan ini rencananya akan berganti nama menjadi Pelabuhan Trunojoyo. ”Target kami bulan ini Pelabuhan Taddan sudah bisa launching,” tukasnya. 

(mr/mam/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia