Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

4.760 Aparat Gabungan Amankan Pilkades

P2KD Tlonto Ares Tetap Bagikan Undangan

11 September 2019, 06: 45: 59 WIB | editor : Abdul Basri

SALAM KOMANDO: Bupati Baddrut Tamam bersama anggota forpimda usai apel.

SALAM KOMANDO: Bupati Baddrut Tamam bersama anggota forpimda usai apel. (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Sebanyak 91 desa menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak hari ini (11/9). Aparat gabungan lintas instansi siap mengamankan pesta demokrasi itu. Total aparat keamanan yang diterjunkan 4.760 personel.

Kapolres AKBP Teguh Wibowo menegaskan, seluruh desa yang menggelar pilkades dalam kategori aman. Tidak ada kejadian yang dapat mengganggu kondusivitas dan keamanan masyarakat.

Tidak ada pengamanan khusus untuk desa tertentu. Pengamanan sama. Hanya, setiap kecamatan mendapat bantuan pengamanan dari berbagai instansi. ”Semoga pilkades serentak berjalan aman, lancar, damai, dan sejuk,” harapnya kemarin (10/9).

Kepada seluruh personel yang bertugas mengamankan pilkades, diminta menyiapkan mental dengan landasan keimanan dan ketakwaan. Tugas yang diemban harus dijalankan dengan rasa penuh tanggung jawab.

Aparat diminta segera menyesuaikan dengan karakteristik desa tempat bertugas. Koordinasi dan berbaur dengan masyarakat harus dilakukan demi terwujudnya pilkades yang sejuk dan damai. ”Laksanakan tugas dengan profesional,” imbaunya.

Personel yang bertugas juga diminta melakukan langkah preventif, preemtif hingga penegakan hukum. Satu jam sebelum pemungutan suara digelar, seluruh petugas harus ada di tempat pemungutan suara (TPS).

Perwira pengendali diberi amanah mengecek personel keamanan. Kemudian, berkoordinasi dengan panitia pemilihan kepala desa (P2KD). Perkembangan di TPS harus terus dimonitor.

Kewaspadaan terhadap kemungkinan yang akan menimbulkan kekacauan harus ditingkatkan. Harapannya, ada upaya pencegahan dini agar tidak ada gangguan apa pun dalam pilkades. ”Kami mengimbau warga untuk tidak membawa barang terlarang, seperti senjata tajam, senjata api, dan barang terlarang lainnya,” pinta Teguh.

Di tempat terpisah, P2KD Tlonto Ares tetap pada pendiriannya. Mereka bakal menggelar pilkades meski ditunda oleh Bupati Baddrut Tamam. Panitia membagikan undangan pencoblosan.

Pemilihan akan digelar hari ini berbarengan dengan 91 desa lainnya. Panitia siap menanggung konsekuensi dari langkah yang diambil itu. ”Pilkades akan tetap digelar,” kata Sekretaris P2KD Tlonto Ares Nur Hasan.

Menurut Nur Hasan, segala persiapan dilakukan. Undangan pencoblosan disebarkan kepada masyarakat. Hasil pemilihan itu akan dipertanggungjawabkan. Bahkan, jika harus dibawa ke ranah hukum, siap diikuti.

Ketua Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Totok Hartono menegaskan, pilkades di Tlonto Ares ditunda sesuai SK yang dikeluarkan bupati. Penundaan itu sampai 2021 mendatang. ”Ditunda,” katanya singkat.

(mr/pen/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia