Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Ngaku Tak Punya Anggaran, Disparbud Belum Bisa Rawat Cagar Budaya

10 September 2019, 21: 00: 49 WIB | editor : Haryanto

JADI RUJUKAN: Warga saat berkunjung ke pusat informasi pariwisata Disparbud Pamekasan.

JADI RUJUKAN: Warga saat berkunjung ke pusat informasi pariwisata Disparbud Pamekasan. (Misbahul Ulum/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - Saat ini, cagar budaya yang ada di Pamekasan belum tercatat di level provinsi dan pusat. Konon, proses pengajuan bisa direalisasikan tahun 2020.

Sony Budiharto selaku Kabid Budaya Disparbud Pamekasan mengatakan, mulai tahun ini pihaknya akan memperbarui referensi tempat dan benda yang ditengarai cagar budaya.

"Nanti kami akan melibatkan orang  dari Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta," ujarnya.

Menurutnya, setelah menghimpun kembali referensi tentang cagar budaya, pihaknya akan mengusulkan ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan di Mojokerto.

"Kami sudah mengantongi SKSK. Tahun 2020 insya Allah sudah terdaftar di tingkat provinsi," imbuhnya.

Dijelaskan, perawatan cagar budaya belum bisa dilakukan karena terkendala dana. "Hanya bisa memberi honor juru pelihara. Honor bersumber dari APBD,” tandasnya. (Misbahul Ulum)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia