Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Terdakwa Dituntut Hukuman Mati, Keluarga Korban Pembunuhan Ngaku Lega

10 September 2019, 02: 18: 01 WIB | editor : Haryanto

TERDAKWA TERAKHIR: Sohib saat mengikuti sidang.

TERDAKWA TERAKHIR: Sohib saat mengikuti sidang. (Vivin Agustin Hartono/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Sidang kasus pembunuhan muda-mudi di Pantai Rongkang dengan terdakwa Sohib kembali digelar di PN Bangkalan, Senin (9/11). Dalam sidang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan pidana mati.

Sidang kali ini diketuai Susanti Arsy Wibawani dengan anggota Putu Wahyudi dan Johan Wahyu Hidayat. JPU membacakan tuntutan dan menjerat terdakwa dengan pasal 340 KUHP junto pasal 338 KUHP junto pasal 365 KUHP.

Humas Kejari Bangkalan Putu Arya menuturkan, Sohib merupakan terdakwa terakhir dalam perkara pembunuhan yang menggegerkan publik tersebut. "Terdakwa dituntut pidana mati," ucapnya.

M Jatim, ayahanda Ani Fauziyah Laili (korban, Red) mengaku lega. Sebab, terdakwa dituntut dengan hukuman mati.  "Semua pelaku harus dihukum mati. Harus sesuai dengan apa yang dialami korban," imbuhnya.

Dijelaskan, sidang lanjutan kasus tersebut akan digelar pada Senin mendatang (16/11). Agendanya, pembacaan pembelaan alias pledoi. "Alhamdulillah, jalannya sidang lancar," papar Jatim.

Perlu diketahui, Ani dan Ahmad dibunuh saat mengunjungi Pantai Rongkang, Kecamatan Kwayar pada 2017 lalu. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap lima terduga pelaku.

Lima pria yang diduga sebagai pelakunya adalah Moh Jeppar, Muhammad, Moh Hajir, Moh Hayat dan terakhir Sohib. Nama terakhir buron tapi berhasil diciduk pada Pebruari 2019. (Chitrani Nurindraty)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia