Jumat, 20 Sep 2019
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Polres Limpahkan Dua Tersangka Terkait Kasus RKB SMPN 2 Ketapang

10 September 2019, 07: 10: 59 WIB | editor : Abdul Basri

LANGSUNG DITAHAN: Tersangka Mastur dan Nuriman dibawa ke Rutan Kelas II-B Sampang kemarin.

LANGSUNG DITAHAN: Tersangka Mastur dan Nuriman dibawa ke Rutan Kelas II-B Sampang kemarin. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Kasus dugaan korupsi pembangunan ruang kelas baru (RKB) SMPN 2 Ketapang terus menggelinding. Penyidik polres melimpahkan dua tersangka ke Kejaksaaan Negeri (Kejari) Sampang kemarin (9/9).

Mereka adalah Mastur, peminjam CV Amor Palapa milik Abd. Azis, dan Nuriman, orang yang dipercaya sebagai pelaksana oleh Mastur. Kejari langsung menitipkan dua tersangka tersebut ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II-B Sampang.

Kasipidsus Kejari Sampang Edi Sutomo mengatakan, baru dua tersangka yang diserahkan. Dua tersangka lainnya belum dilimpahkan. ”Hari ini (kemarin, Red) kami menerima pelimpahan dua tersangka dengan barang bukti dari penyidik polres,” katanya.

Dia menjelaskan, awalnya proyek pembangunan RKB SMPN 2 Ketapang diperoleh Mastur dengan menggunakan CV Amor Palapa milik Abd Azis. Kemudian, proyek senilai Rp 134 juta itu dijual lagi oleh Mastur kepada Nuriman.

Sayangnya, proyek yang dananya bersumber dari APBD 2017 itu tidak dikerjakan sesuai rencana anggaran biaya (RAB). Dananya diduga sudah dikorupsi dan dipangkas oleh Mastur.

”Karena dikerjakan di luar ketentuan, bangunannya ambruk tak lama setelah dibangun,” paparnya.

Kejari akan melimpahkan kedua tersangka ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya miggu ini. Keduanya, didakwa dengan pasal 2 jo pasal 3 dan pasal 7 huruf A Undang Undang Tipikor jo pasal 55 ayat 11 KUHP.

”Sidang keduanya nanti menyusul Abd. Azis yang sudah masuk tahap keterangan saksi,” jelasnya.

Selain itu, masih ada empat tersangka dari dua berkas yang belum dilimpahkan. Perinciannya, satu berkas yang sudah P21 milik konsultan pengawas dan satu berkas milik pejabat pembuat komitmen (PPK) pembangunan RKB SMPN 2 Ketapang M. Jupri Riyadi dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Ach. Rojiun yang statusnya masih P19 (belum lengkap).    ”Keduanya saya titip di Rutan Kelas II-B Sampang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Subiantana membenarkan bahwa yang dilimpahkan baru dua tersangka. Menurut dia, tersangka lainnya segera dilimpahkan juga. ”Baru dua tersangka sisanya segera menyusul, tenang saja,” katanya singkat. 

(mr/rus/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia